Page 14 - E-Modul Sistem Peredaran Darah Manusia_Nurnaningsih Bobihu
P. 14

A.    Stimulation

                       Ketika  kita  mengalami  luka,  maka  permukaan  tubuh  akan

               mengeluarkan  darah.  Terjadinya  pendarahan  itu  disebabkan  oleh

               sobeknya pembuluh darah. Pada keadaan luka yang ringan, darah akan
               berhenti  mengalir,  dalam  hal  ini  bukankah  tubuh  kita  memiliki

               keistimewaan? Mengapa darah dapat berhenti mengalir?

                       Agar  dapat  mengetahui  keistimewaan  yang  ada  pada  tubuh  kita,  kita  perlu

               mempelajari apa saja komponen yang ada dalam darah sehingga pada saat kita mengalami
               luka,  luka  tersebut  dapat  berhenti  mengalir.  Untuk  itu,  mari  kita  mencari  tahu  apa  saja

               komponen penyusun darah, bagaimana fungsi setiap komponen darah, serta apa saja organ
               yang menyusun sistem peredaran darah tersebut dengan mengikuti langkah-langkah kegiatan

               belajar selanjutnya!




                                           B.   Problem Statement




                 Agar  proses  belajar  lebih  terarah  dalam  melakukan  penyelidikan,  tuliskan  pertanyaan
                 dasar mengenai hal-hal yang perlu diselidiki dengan teman sekelompokmu. Misalnya:

                     ➢  Apa saja komponen penyusun darah manusia?





                 C.      Data Collection


                             Mari pelajari materi di bawah ini, untuk membantu kalian

                             dalam mengumpulkan data!




                            KOMPONEN PENYUSUN DARAH MANUSIA



                       Sistem  peredaran  darah  atau  sirkulasi  merupakan  suatu  sistem  yang  secara  umum
               berperan mengedarkan darah ke seluruh tubuh, sekaligus membawa oksigen dan zat gizi ke

               semua  jaringan  tubuh  serta  mengangkut  semua  zat  buangan.  Sistem  ini  juga  membantu

               stabilitas suhu dan pH tubuh (bagian dari homeostasis/ kesimbangan).

                                                                                                       6
   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19