Page 55 - RAPKO_Aspar_Revisi_Ketiga_Perbaikan_Senin
P. 55
BAB VII
PENUTUP
Pendaftaran Tanah Kota Lengkap (PTKL) maka salah satu parameter yang
paling penting adalah bidang bidang tanah yang masuk kategori KW4,5,6 (K4)
harus terpetakan. Pemetaan ini dibutuhkan komitmen dari seluruh Tim yang
ada karena bidang tanah yang belum terpetakan seringkali memiliki status
kepemilikan yang tidak jelas, yang dapat memicu sengketa antara individu atau
kelompok yang mengklaim hak atas tanah tersebut. Selain itu Pemerintah dan
pengembang akan mengalami kesulitan dalam merencanakan dan
melaksanakan proyek pembangunan, karena data tanah yang tidak lengkap
atau tidak akurat kemudian para investor cenderung enggan untuk
berinvestasi di wilayah dengan status tanah yang tidak jelas, karena risiko
hukum dan administratif yang tinggi.
Selanjutnya dibutuhkan juga integritas karena Kementerian ATR/BPN
bertanggung jawab untuk menghasilkan peta bidang tanah yang akurat, yang
mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Data yang akurat sangat
penting untuk memastikan bahwa informasi mengenai batas-batas tanah, luas
lahan, dan koordinat geografis sesuai dengan kenyataan. Ketidakakuratan
dalam data dapat menyebabkan konflik kepemilikan tanah dan perselisihan
yang bisa merugikan masyarakat dan negara. Selanjutnya Kepercayaan publik
terhadap Kementerian ATR/BPN sangat dipengaruhi oleh seberapa baik
integritas dijaga dalam proses pemetaan bidang tanah. Jika masyarakat
percaya bahwa proses pemetaan dilakukan dengan integritas tinggi, maka
mereka akan lebih yakin terhadap hasil yang diberikan, dan ini akan
mengurangi potensi konflik dan meningkatkan kepuasan publik.
55 | P a g e