Page 11 - LKPD Latifah Zahra Ai'ni_2030106015_tbio.3A
P. 11

Dengan bioteknologi sebagai alat, proses biologi  yang secara alami sulit
                        terjadi atau secara buatan di laboratorium belum pernah ditampilkan sekarang dapat
                        diwujudkan Misalnya pada antarjenis tanaman padi (Oryza sativu dan O glaberima)
                        yang sebelumnya sulit disilangkan dengan bioteknologi secara fusi sel peluangnya
                        menjadi lebih besar Waktu persilangan sampai menghasilkan produk varietas yang
                        mantap dapat diperpendek dengan pemanfaatan bioteknologi.

                               Jika  upaya  tersebut  di  atas  dapat  berhasil  dengan  baik,  maka  dapat
                        dipastikan hal tersebut akan dapat meningkatkan kesejahteraan umat manusia. Oleh
                        karena itu, mengingat sangat banyaknya jenis makhluk hidup yang kita miliki, kita
                        harus dapat  mengelompokkan jenis  jenis ini untuk pemanfaatannya. Agar dapat
                        melakukan pengelompokan dengan baik, kita harus menguasai ilmu pengetahuan
                        dan teknologi (pte) sesuai bidang yang akan kita garap sehingga plasma nutfah yang
                        ada tidak mubazir Apabila hal  tersebut  tidak dapat  kita lakukan. maka  miscaya
                        kekayaan sumber daya keanekaragaman hayati hanya akan menjadi incaran negara
                        asing yang menguasai iptek dan memiliki modal besar. Pada akhirnya, kita akan
                        sangat bergantung pada belas kasih negara-negara maju Bukankah hal tersebut akan
                        dapat membahayakan kelangsungan hidup bangsa Indonesia?

                        2. Keanekaragaman Jenis

                               Untuk  dapat  mempertahankan  kelangsungan  hidupnya,  setiap  makhluk
                        hidup  menyesuaikan  dengan  lingkungan  hidupnya.  Ekosistem  yang  kita  miliki
                        sangat beraneka ragam sehingga jenis makhluk hidup yang ada pun sangat beraneka
                        ragam pula.

                               Di dalam ekosistem hutan hujan tropis di Pulau Sumatra dapat kita temui
                        harimau,  tapir,  badak,  dan  gajah.  Sementara  itu,  di  Pulau  Komodo  yang  pada
                        umumnya  berupa  sabana  kering  dapat  dijumpai  komodo  yang  merupakan  satu-
                        satunya hewan purba yang masih ada. Di ekosistem bakau terdapat pohon bakau,
                        bangau,  dan  kepiting;  sedangkan  rumput  gerinting,  kangkung  laut,  dan  pandan
                        tumbuh di ekosistem pantai yang berpasir.

                               Di ekosistem belukar terdapat ulat pemakan daun, beraneka ragam kupu-
                        kupu, lebah, capung, dan laba-laba di antara keanekaragaman tumbuhan. Burung,
                        semut, rayap, dan laron semakin menambah banyak variasi keanekaragaman jenis
                        makhluk hidup. Di tempat yang teduh dan lembap, kita dapatkan lumut. Di atas
                        kayu dan daun yang membusuk tumbuh berbagai jenis jamur.

                               Sementara itu, apabila kita tengok ke dalam ekosistem tumbuhan karang,
                        maka akan kita jumpai berbagai jenis karang dan ikan yang berwarna-warni. Jika
                        kita  hitung,  maka  ada  sekitar  200.000  jenis  hewan  dan  28.000  jenis  tumbuhan
                        berada di alam Indonesia. Jika dibandingkan dengan seluruh jenis tumbuhan yang
                        ada  di  muka  bumi,  maka  sekitar  10%  dari  semua  jenis  tumbuhan  terdapat  di
                        Indonesia.

                        a.  Kebutuhan dan Pengamanan Keanekaragaman jenis






                        11 | K e a n e k a r a g a m a n   h a y a t i
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16