Page 49 - 3. SKI_ MI_ KELAS_III_KSKK_2020_Kamimadrasah
P. 49

bahagia dan senangnya dengan cara-cara mengumbar hawa nafsu, foya-foya, sombong, dan

               menunjukkan rasa suka cita mereka dengan memberikan sesembahan kepada patung berhala-
               berhala mereka.  Mereka kaum  kafir jahiliah di  Kota Makkah mengungkapkan kesenangan

               dan kekecewaan dengan cara-cara yang ekstrim.

               Kelahiran Nabi Muhammad adalah kehendak Allah Swt. untuk menciptakan perubahan, di

               dalam Hadis Riwayat Ahmad di jelaskan :

                                                                          َ ْ  َ     َ     َ  ُ   ْ ُ   َّ
                                                                                 َ
                                                                                                    ُ َ
                                                                                      َ َ
                                                                        قلاخلأا مراكم ممتلأ ت    ِ ثعب امنإ ِ
                                                                                                   ِ
                                                                                          ِ
                                                                                  ِ
                “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak-akhlak mulia.”
                Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Baqarah : 143 yang artinya :

                 “Dan demikian (pula) kami telah menjadikan kamu (ummat Islam) umat pertengahan (yang
                adil  dan  pilihan)  agar  kamu  menjadi  saksi  atas  (perbuatan)  manusia  dan  agar  Rasul

                (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu”.


                Demikianlah  keadaan  masyarakat  Makkah  menjelang  kelahiran  Nabi  Muhammad  saw..

                Akhlak atau tingkah laku dan iman mereka sangat jauh menyimpang dari ajaran Allah Swt.
                yang telah dibawa oleh para nabi terdahulu.


                Dalam  keadaan  masayarakat  seperti  itulah,  Nabi  Muhammad  saw.  dilahirkan.  Beliau

                dilahirkan di dalam keluarga bangsawan Quraisy yang sangat dihormati dan disegani. Kakek

                beliau  yang  bernama  Abdul  Muthalib  adalah  bangsawan  Quraisy  yang  dipercaya  oleh
                kaumnya  untuk  menjaga  ka’bah.  Sebuah  tugas  yang  terhormat  bagi  kaum  Quraisy  pada

                waktu itu.


                Rasulullah  Muhammad  saw.  lahir  pada  hari  Senin  tanggal  12  Rabiulawal  tahun  Gajah

                bertepatan dengan tanggal 20 April 571 Masehi. Muhammad lahir dari keluarga miskin harta
                tetapi  kaya dalam  akhlak dan budi  pekerti.  Muhammad  saw.  adalah cucu Abdul Muthalib

                yang tergolong keluarga terhormat dan sangat disegani.


                Nabi Muhammad saw. lahir di tahun yang sangat bersejarah bagi penduduk kota Makkah,
                tahun  itu  disebut  tahun  Gajah.  Peristiwa  diserangnya  kota  Makkah  oleh  tentara  bergajah

                pimpinan Raja Abraha yang hendak menghancurkan Ka’bah, tetapi atas pertolongan Allah

                Swt.  pasukan  tersebut  hancur  karena  dihujani  batu  atau  kerikil  panas  yang  di  bawa
                segerobolan burung yang datang terbang berbondong-bondong.



            40
                                                               SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM – KELAS 3
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54