Page 51 - 3. SKI_ MI_ KELAS_III_KSKK_2020_Kamimadrasah
P. 51

Kegiatan

                 - Buatlah masing-masing siswa, silsilah Nabi Muhammad Saw. dalam bentuk diagram pada kertas

                  HVS atau kertas karton!

                 - Jelaskan silsilah yang sudah anda susun di depan teman-teman sekelasmu!



               B. Nabi Muhammad saw. Pada Awal Pengasuhan

               Orang-orang Arab kota Makkah memiliki tradisi, terutama pada orang-orang bangsawan,
               untuk  menyusukan  dan  menitipkan  bayi-bayi  mereka  kepada  wanita  Badiyah  (dusun  di

               padang pasir). Maksudnya agar bayi-bayi mereka itu dapat menghirup udara yang segar,

               terhindar dari penyakit, dan supaya bayi-bayi itu dapat berbicara dengan bahasa yang baik
               dan fasih.



               Nabi  Muhammad  saw.  pun  demikian.  Setelah  dilahirkan  oleh  ibunya,  beliau  disusui  oleh

               Tsuwaibah Al-Aslamiyah selama 3 hari, sesudah penyusuan ibu beliau. Tsuwaibah adalah
               pelayan  paman  Nabi  yang  bernama  Abi  Lahab.Kemudian  Nabi  diserahkan  oleh  ibunya

               kepada seorang wanita Badiyah yang bernama “Halimatussa’diyah” dari Bani Sa’ad kabilah

               Hawazin.  Tempat  tinggalnya  tidak  jauh  dari  kota  Makkah.  Di  perkampungan  Bani  Sa’ad
               inilah Nabi Muhammad saw. diasuh dan dibesarkan.



               Sungguh bahagia Halimah diamanahkan bayi Muhammad. Penghidupannya berubah menjadi

               baik,  semula  binatang  ternaknya  kurus-kurus,  kehidupannya  agak  menderita,  dia  termasuk
               keluarga  yang  miskin  dan  perawakannya  juga  agak  kurus,  sesuai  dengan  keadaan

               ekonominya di waktu itu. Anak kandungnya sendiri, pada mulanya sering menangis karena

               kelaparan dan kekurangan air susu.


               Melalui pertolongan Allah Swt. setelah Nabi Muhammad berada dalam asuhannya, binatang
               ternaknya  berkembang  biak,  tanaman  kebun  dan  sayurannya  pun  subur,  penghidupannya

               makmur,  air  susunya  menjadi  banyak  sehingga  anaknya  tidak  merasa  kelaparan  lagi  dan

               Halimah  pun  menjadi  gemuk  dan  sehat.  Halimah  telah  mendapat  rahmat  dari  Allah  Swt.
               dengan  sebab  memelihara  Nabi,  Halimah  sangat  menyayangi  Muhammad  seperti

               menyayangi anaknya sendiri.







               42                                              SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM – KELAS 3
   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56