Page 24 - ORTAKER UINSA
P. 24

- 24 -



                                     bimbingan, pembinaan, pengelolaan sistem informasi, dan

                                     penyusunan  rencana,  serta  pelaporan  di  bidang  urusan

                                     agama,  pendidikan  agama,  dan  pendidikan  keagamaan
                                     Buddha berdasarkan kebijakan teknis yang ditetapkan oleh

                                     Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama provinsi.


                                                                Bagian Kedua

                                       Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat


                                                                Pasal 42

                                     Susunan  organisasi  Kantor  Wilayah  Kementerian  Agama

                                     Provinsi Jawa Barat, terdiri atas:
                                     a.   Bagian Tata Usaha;

                                     b.   Bidang Pendidikan Madrasah;

                                     c.   Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren;
                                     d.   Bidang Pendidikan Agama Islam;

                                     e.   Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah;

                                     f.   Bidang Urusan Agama Islam;
                                     g.   Bidang  Penerangan  Agama  Islam,  dan  Pemberdayaan

                                          Zakat dan Wakaf;
                                     h.   Pembimbing Masyarakat Kristen;

                                     i.   Pembimbing Masyarakat Katolik;

                                     j.   Pembimbing Masyarakat Hindu;
                                     k.   Pembimbing Masyarakat Buddha;

                                     l.   Pembimbing Masyarakat Khonghucu; dan

                                     m.  Kelompok Jabatan Fungsional.


                                                                Pasal 43
                                     Bagian Tata Usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 42

                                     huruf  a  bertugas  melaksanakan  koordinasi  penyusunan

                                     kebijakan teknis, pelaksanaan tugas, pelayanan, pemberian
                                     dukungan,  dan  bina  administrasi  pada  kantor  wilayah

                                     Kementerian Agama provinsi berdasarkan kebijakan teknis

                                     yang  ditetapkan  oleh  Kepala  Kantor  Wilayah  Kementerian
                                     Agama provinsi.
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29