Page 60 - Kelas_11_SMA_Sejarah_Indonesia_Semester_1_Siswa_2016
P. 60

terhadap leluhurnya yang telah meninggal.
                                               Sistem kepercayaan masyarakat pra-aksara yang
                                               demikian itu  telah melahirkan  tradisi megalitik
                                               (zaman megalitikum = zaman batu besar).
                                               Mereka mendirikan bangunan batu-batu besar
                                               seperti menhir, dolmen, punden berundak, dan
                                               sarkofagus.   Pada zaman  pra-aksara,  seorang
                                               dapat dilihat kedudukan sosialnya dari cara
                                               penguburannya. Bentuk dan bahan wadah
                                               kubur dapat digunakan sebagai petunjuk status
                                               sosial seseorang. Penguburan dengan sarkofagus
                                               misalnya, memerlukan jumlah tenaga kerja yang
                                               lebih banyak dibandingkan dengan penguburan
                                               tanpa wadah. Dengan kata lain, pengelolaan
              Sumber:  Direktorat  Geografi  Sejarah.
              2009. Atlas Prasejarah Indonesia. Jakarta:   tenaga kerja juga sering digunakan sebagai
              Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.
                                               indikator stratifikasi sosial seseorang dalam
              Gambar 1.22 Sarkofagus atau kubur   masyarakat.
              batu

                                                       Sistem  kepercayaan  dan  tradisi  batu
                              besar seperti dijelaskan di atas, telah mendorong berkembangnya
                              kepercayaan animisme. Kepercayaan animisme merupakan
                              sebuah sistem kepercayaan yang memuja roh nenek moyang. Di
                              samping animisme, muncul juga kepercayaan dinamisme. Menurut
                              kepercayaan dinamisme ada benda-benda tertentu yang diyakini
                              memiliki kekuatan gaib, sehingga benda itu sangat dihormati dan
                              dikeramatkan.


                                    Seiring dengan perkembangan pelayaran, masyarakat zaman
                              pra-aksara akhir juga mulai mengenal sedekah laut. Sudah barang
                              tentu kegiatan upacara ini lebih banyak dikembangkan di kalangan
                              para  nelayan.  Bentuknya  mungkin  semacam  selamatan  apabila
                              ingin berlayar jauh, atau mungkin saat memulai pembuatan perahu.
                              Sistem kepercayaan nenek moyang kita ini sampai sekarang masih
                              dapat kita temui dibeberapa daerah.





             52  Kelas X SMA/MA/SMK/MAK Edisi Revisi                                  Semester 1
   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65