Page 432 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 432

SEMINAR NASIONAL 2017
               Malang 10 April 2017

               Analisis Regresi Linear Berganda
                      Uji regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh harga benih, harga
               pupuk,  harga  pestisida,  upah  tenaga  kerja  terhadap  pendapatan  usahatani  di  Kecamatan
               Wirosari Kabupaten Grobogan, dapat dibawah ini sebagai berikut: 18.704 – 0,643x1 – 0,072x2
               + 0,093x3 + 0,371x4 + 1,280x5. Hasil analisis disajikan pada tabel 3.
                      Faktor  biaya  benih  memiliki  koefisien  regresi  sebesar  -0,643  berarti  setiap  terjadi
               penambahan satu rupiah benih maka pendapatan akan menurun sebesar 0,643 rupiah. Faktor
               biaya  pestisida  memiliki  koefisien  regresi  sebesar  -0,072  berarti  setiap  terjadi  penambahan
               satu rupiah pestisida maka pendapatan akan menurun sebesar 0,072 rupiah. Koefisien regresi
               faktor biaya pupuk sebesar 0,093 berarti setiap terjadi penambahan satu rupiah pupuk maka
               pendapatan akan meningkat sebesar 0,093 rupiah. Koefisien regresi faktor upah tenaga kerja
               sebesar  0,371  yang  berarti  setiap  terjadi  penambahan  satu  rupiah  upah  tenaga  kerja  maka
               pendapatan akan meningkat sebesar 0,371 rupiah. Koefisien regresi faktor luas lahan sebesar
               1,208  berarti  setiap  terjadi  penambahan  satu  meter  luas  lahan  maka  pendapatan  akan
               meningkat sebesar 1,208 rupiah.

               Tabel 3. Uji Regresi Linear Berganda
                              Variabel             Koefisien Regresi Parsial   T hitung       Sig
                     Konstanta                             18.704               3,989         0,00
                                                                                                  ns
                     Biaya Benih (X1)                      -0,643               0,548       0,587
                     Biaya Pestisida (X2)                  -0,072               -1,781      0,082  ns
                                                                                                  ns
                     Biaya Pupuk (X3)                      0,093                1,355       0,182
                     Upah Tenaga Kerja (X4)                0,371                -5,489      0,000**
                     Luas Lahan (X5)                       1,280                4,207       0,000**
                                         2
                                       R                         =                     0,81
                                       F                          =                   39,92

                      Pengaruh penggunaan faktor produksi  terhadap jumlah produksi  padi  di Kecamatan
               Wirosari  Kabupaten Grobogan dapat dilihat melalui uji F dan uji t sebagai berikut :
               a.  Uji F digunakan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor pendapatan meliputi biaya
                  benih,  pupuk,  pestisida,  upah  tenaga  kerja  dan  luas  lahan    terhadap  jumlah  pendapatan
                  padi.  Berdasarkan  analisis  uji  F  yang  telah  dilakukan,  dapat  diperoleh  hasil  yaitu  nilai
                  signifikansi  sebesar  0,000.  Nilai  signifikansi  ≤  0,05  maka  H1  diterima  dan  H0  ditolak.
                  Hasil  tersebut menunjukkan bahwa faktor-faktor meliputi biaya benih, pupuk, pestisida,
                  upah tenaga kerja dan luas lahan secara serempak mempunyai pengaruh terhadap jumlah
                  pendapatan padi di Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan. Hal tersebut dikarenakan
                  Kabupaten  Grobogan  merupakan  salah  satu  penghasil  padi  terbesar  dan  Kecamatan
                  Wirosari  salah  satu  kecamatan  yang  menghasilkan  produksi  padi  cukup  besar  sehingga
                  ketersediaan faktor produksi terpenuhi untuk kegiatan usahatani.
               b.  Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh masing-masing penggunaan faktor pendapatan
                  meliputi biaya benih, pupuk, pestisida, upah tenaga kerja dan luas lahan terhadap jumlah
                  pendapatan padi. Berdasarkan dari analisis uji t yang telah dilakukan, dapat diperoleh hasil
                  bahwa secara parsial yang mempengaruhi pendapatan padi adalah upah tenaga kerja dan
                  luas lahan. Nilai signifikansi faktor-faktor upah tenaga kerja dan luas lahan ≤ 0,05 yaitu
                  sebesar 0,000 dan 0,000. Sedangkan faktor-faktor biaya benih, pupuk, dan pestisida secara
                  parsial tidak berpengaruh terhadap jumlah pendapatan padi di Kecamatan Wirosari. Nilai
                  signifikansi biaya benih, pupuk, dan pestisida > 0,05 yaitu sebesar 0,587; 0,082 dan 0,182.








                              “Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia”    421
   427   428   429   430   431   432   433   434   435   436   437