Page 431 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 431

SEMINAR NASIONAL 2017
               Malang 10 April 2017

                             Jumlah                                          50            100
                        4.   Lama Usahatani (Tahun)
                             1-11                                              4              8
                             12-23                                           17             34
                             24-35                                           21             42
                             36-45                                             8            16
                             Jumlah                                          50            100
                        5.    Luas Penggunaan Lahan (ha)
                             0,0-0,5                                         16             32
                             0,6-1,0                                         34             68
                             Jumlah                                          50            100
               Sumber  : Data Primer Penelitian, 2016.

                      Lama usahatani masing responden meliputi 1-11 Tahun sebanyak 4 orang (8%), 12-23
               Tahun sebanyak 17 orang (34%), 24-35 Tahun sebanyak 21 orang (42%) dan 36-45 Tahun
               sebanyak  8  orang  (16%).  Sebagian  besar  lama  usahatani  petani  yaitu  12-35  Tahun.  Luas
               penggunaan lahan responden meliputi  0,0-0,5 ha sebanyak 16 orang (32%) dan 0,6-1,0 ha
               sebanyak  34  orang  (68%).  Luas  penggunaan  lahan  petani  akan  berpengaruh  dalam  hasil
               produksi pertanian. Menurut Rahim dan Hastuti (2007), Luas lahan yang ditanami semakin
               besar, secara umum maka semakin besar jumlah produksi yang dihasilkan oleh lahan tersebut.

               Pendapatan dan Profitabilitas Usahatani Padi
                      Berdasarkan  Tabel  2.  dapat  diketahui  bahwa  profitabilitas  usahatani  padi  di
               Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan adalah sebesar 129,48%. Artinya usahatani padi
               dapat dikatakan untung. Artinya usahatani padi dapat menghasilkan pendapatan karena setiap
               rupiah biaya yang dikeluarkan dapat menghasilkan laba sebesar 1,29 kali biayanya. Hipotesis
               pertama diuji untuk mengetahui pendapatan usahatani setara dengan suku bunga bank BRI
               selama  4  bulan  yaitu  1,67%  dengan  uji  one  sample  t-test.  Sebelum  masuk  ke  uji  tersebut,
               perlu dilakukan uji normalitas untuk mengetahui distribusi penyebaran data. Berdasarkan uji
               normalitas  dengan  Kolmogorov-Smirnov  diperoleh  signifikansi  0,77.  Artinya  data
               berdistribusi normal karena 0,77 > 0,05. Selanjutnya pada pengujian one sample t-test yang
               dibandingkan  dengan  suku  bunga  bank  BRI  selama  4  bulan  yaitu  1,67  %    diperoleh  nilai
               signifikansi  sebesar  0,00  <  0,05  (taraf  kritis).  Artinya  usahatani  padi  menguntungkan  (H0
               ditolak,  H1  diterima).  Ini  berarti  usahatani  padi  dapat  dijadikan  pilihan  usaha  yang  dapat
               dijalankan  secara  berkelanjutan  karena  terbukti  mampu  menghasilkan  profit  yang
               menguntungkan. Hal ini sesuai dengan Rahim dan Hastuti (2008) yang mengatakan bahwa
               usahatani dikatakan untung bila setiap biaya yang dikeluarkan untuk usahatani menghasilkan
               keuntungan yang lebih besar dari biaya yang dikeluarkan.
                      Menghitung pendapatan dilakukan untuk menentukan nilai yang diperoleh petani dari
               kegiatan berusahatani. Rata-rata pendapatan responden petani dirincikan sebagai berikut:

               Tabel 2. Biaya Tetap, Biaya Variabel, Biaya Total, Penerimaan, Pendapatan dan   Profitabilitas
                        selama Satu Musim Tanam
                     No                Uraian                      Jumlah               Rata-rata
                      1.   Biaya Tetap (Rp/MT)                    58.217.225               1.164.344,50
                      2.   Biaya Variabel (Rp/MT)               243.012.304                4.860.246,08
                      3.   Biaya Total (Rp/MT)                  301.229.529                6.024.590,58
                      4.   Penerimaan (Rp/MT)                   695.508.000              13.910.160
                      5.   Pendapatan (Rp/MT)                   394.278.471                7.885.569,42
                      6.   Profitabilitas (%)                                 6.474,28                   129,48
               Sumber  : Data Primer Penelitian, 2016.





                              “Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia”    420
   426   427   428   429   430   431   432   433   434   435   436