Page 426 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 426
SEMINAR NASIONAL 2017
Malang 10 April 2017
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI PADA ANGGOTA KELOMPOK
TANI DI KECAMATAN WIROSARI KABUPATEN GROBOGAN
Regandhi I.A.R, T. Ekowati, B. M. Setiawan
Program Studi S1 Agribisnis
Fakultas Peternakan dan Pertanian
Universitas Diponegoro, Semarang
Korespondensi Penulis: Regandhi I.A.R, regan_dhi@yahoo.co.id
Abstrak
Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2016 di Kecamatan Wirosari, Kabupaten
Grobogan. Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisis pendapatan usahatani padi pada
anggota kelompok tani padi di Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan; 2) menganalisis
faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani padi pada anggota kelompok tani di
Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan. Metode penelitian ini adalah metode survei.
Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive, penentuan responden penelitian
dengan metode simple random sampling yaitu teknik pengambilan sampel secara acak. Data
yang dikumpulkan berupa data primer yang diperoleh dengan wawancara secara langsung
dengan responden dengan bantuan kuesioner dan data sekunder yang diperoleh dari instansi –
instansi terkait, meliputi data luas lahan padi, dan data jumlah kelompok tani padi di
Kecamatan Wirosari. Analisis data dengan menggunakan analisis one sample t-test dan
analisis regresi linear berganda. Rata-rata pendapatan petani usaha tani padi per MT sebesar
Rp. 7.885.569,40 dan rata-rata nilai profitabilitas sebesar 129,48 %. Nilai tersebut lebih besar
dari tingkat suku bunga deposito BRI selama 4 bulan yaitu sebesar 1,67% sehingga usaha tani
padi dikecamatan Wirosari menguntungkan. Secara serempak biaya benih, biaya pupuk, biaya
pestisida, upah tenaga kerja dan luas lahan mempengaruhi pendapatan, sedangkan secara
parsial upah tenaga kerja dan luas lahan berpengaruh nyata terhadap pendapatan, sedangkan
biaya pestisida, biaya pupuk dan biaya benih tidak berpengaruh terhadap pendapatan.
Kata Kunci : padi, pendapatan, profitabilitas, kelompok tani, usahatani, survei.
1. Pendahuluan
Usahatani merupakan suatu kegiatan mengusahakan, mengkordinasi dan
mengorganisasikan faktor-faktor produksi seefektif dan seefisien mungkin sehingga usaha
tersebut memberikan pendapatan semaksimal mungkin (Suratiyah, 2008). Kabupaten
Grobogan merupakan salah satu sentra produksi padi di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki
luas lahan produksi padi terbesar. Tahun 2014 Kabupaten memiliki total luas lahan 113.540
ha dengan jumlah produksi padi sebesar 579.077 ton/tahun. Kabupaten Grobogan memiliki 5
Kecamatan yang produksi padinya paling besar meliputi Kecamatan Godong, Kecamatan
Penawangan, Kecamatan Purwodadi, Kecamatan Wirosari dan Kecamatan Ngaringan (BPS
Grobogan, 2015). Kecamatan Wirosari merupakan salah satu daerah potensi usahatani padi di
Kabupaten Grobogan. Kecamatan Wirosari merupakan salah satu Kecamatan penghasil padi
terbesar dan Kecamatan yang memiliki kelompok tani cukup aktif di Kabupaten Grobogan.
“Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia” 415

