Page 430 - EBOOK_Persiapan Generasi Muda Pertanian Pedesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia
P. 430
SEMINAR NASIONAL 2017
Malang 10 April 2017
Keadaan topografi Kecamatan Wirosari terletak pada ketinggian hingga 50 meter
diatas permukaan air laut, termasuk dataran rendah dengan tingkat kelerengan 0° - 8°.
Wilayah Kecamatan Wirosari termasuk iklim tipe D (sedang) yaitu musim penghujan dan
musim kemarau silih berganti yang bersifat 1 s/d 6 bulan kering dan 1 s/d 6 bulan basah
dengan suhu minimum 26° C.
Kecamatan Wirosari merupakan salah satu daerah potensi usahatani padi di Kabupaten
Grobogan. Kecamatan Wirosari merupakan salah satu Kecamatan penghasil padi terbesar dan
Kecamatan yang memiliki kelompok tani aktif di Kabupaten Grobogan. Luas areal
intensifikasi di Kecamatan Wirosari Tahun 2013, 2014 dan 2015 setiap Tahun mengalami
kenaikan. Tahun 2013 memiliki areal intensifikasi padi sebesar 7.818 Ha, kemudian
meningkat pada Tahun 2014 sebesar 8.196 Ha dan Tahun 2015 sebesar 10.232 Ha. Kenaikan
areal intensifikasi tersebut diikuti dengan kenaikan luas panen setiap tahunnya. Pertanian
merupakan salah satu potensi yang paling utama di Kecamatan Wirosari. Kecamatan Wirosari
terbagi menjadi 14 Desa/Kelurahan meliputi Sambirejo, Tanjungrejo, Kunden, Tambaharjo,
Kropak, Kalirejo, Dapumo, Mojorebo, Wirosari, Gedangan, Tambakselo, Karangasem,
Dokoro dan Tegalrejo.
Desa di Kecamatan Wirosari masing-masing memiliki satu gapoktan. Setiap gapoktan
terdiri dari beberapa kelompok tani. Kelompok tani di Kecamatan Wirosari sudah berbadan
hukum dan memiliki sejumlah 41 kelompok sudah menjadi kelompok tani kelas utama dan
madya. Pengelompokkan kelompok tani tersebut berdasarkan adanya kemitraan, kegiatan
yang dapat menunjang kegiatan usahatani, keaktifan kelompok dan dengan adanya pertemuan
rutin anggota. Penentuan kelas pada kelompok tani ditentukan oleh Dinas Pertanian setempat.
Penyuluh pertanian membantu dalam pendampingan permasalahan pertanian dimasing-
masing desa.
Identitas Responden
Berdasarkan dari Tabel 1 dapat diperoleh hasil bahwa jumlah tanggungan keluarga
responden meliputi jumlah tanggungan 0-2 orang sebanyak 27 orang (54%) dan jumlah
tanggungan 3-5 orang sebanyak 23 orang (46%). Sebagian besar jumlah tanggungan keluarga
responden sebanyak 0-2 orang. Jumlah tanggungan keluarga merupakan jumlah beban
tanggungan petani untuk kebutuhan sehari-hari.
Tabel 1. Identitas Responden Petani Padi di Kecamatan Wirosari Kabupaten Grobogan
No Indikator Jumlah Persentase
---orang--- ---%---
1 Umur (Tahun)
30-40 8 16
41-50 23 46
51-60 12 24
61-70 7 14
Jumlah 50 100
2. Pendidikan
Tidak Tamat SD/Sederajat 0 0
SD/Sederajat 20 40
SMP/Sederajat 15 30
SMA/Sederajat 15 28
PT/Sederajat 1 2
Jumlah 50 100
3. Jumlah Tanggungan Keluarga (orang)
0-2 27 54
3-5 23 46
6-7 0 0
“Penyiapan Generasi Muda Pertanian Perdesaan Menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia” 419

