Page 63 - EBOOK_Teknik Budidaya Tanaman dan Produksi Ternak
P. 63

1.2.  Sistem Pengurungan Babi

               Sistem Pengurungan Babi (SPB) mencakup bangunan perkandangan dan tempat bermain yang dipagari (laleken).
               Bangunan perkandangan terdiri atas kandang-kandang yang memiliki bagian kering dimana rerumputan kering
               dihamparkan sebagai alas untuk babi tidur di malam hari, dan bagian basah sebagai tempat dimana babi diberi
               makan dan mendapat air minum.  Rerumputan kering alas tidur harus sering diganti dan dijaga kebersihannya.
               Air minum bersih untuk babi harus tersedia setiap saat.

               Laleken dibuat sedekat mungkin dengan bangunan perkandangan untuk memudahkan pemindahan babi dari
               bangunan perkandangan ke laleken.  Sebaiknya, antara bangunan perkandangan dan laleken hanya dipisahkan
               oleh sebuah tempat yang juga dapat dipakai babi untuk membuang kotoran.  Sementara itu, pagar laleken
               sebaiknya dibuat dengan menggunakan tanaman hidup.  Pohon-pohon dengan dedaunan berprotein tinggi,
               seperti dadap, dapat dipilih untuk membuat pagar hidup.  Pohon-pohon tersebut ditanam sedari kecil secara
               rapat, sehingga setelah menjadi pagar hidup dapat memberikan tempat yang teduh bagi babi, dan sekaligus
               dedaunannya menjadi sumber protein tambahan untuk babi.  Selanjutnya, di dalam laleken sendiri juga ditanami
               rerumputan berprotein tinggi, seperti sundaleka.  Babi menghabiskan waktunya di siang hari di dalam laleken
               dengan bermain, makan rerumputan berprotein tinggi, dan tidur di bawah pagar hidup yang teduh.  Air minum
               bersih juga harus selalu tersedia di dalam laleken.

               1.2.1.  Kandang babi

               Alasan babi perlu dikandangkan

               Terdapat sejumlah alasan mengapa babi perlu dikandangkan:
                  Memberikan tempat berlindung untuk babi
                  Mengurangi perbedaan suhu siang dan malam hari:
                   o  Pada malam hari, suhu di dalam kandang lebih hangat daripada di luar;
                   o  Sebaliknya, pada siang hari, suhu di dalam kandang lebih dingin daripada di luar
                  Memberikan rasa hangat dan melindungi bayi babi dari hembusan angin dingin
                  Memberikan tempat aman bagi induk babi untuk menyusui – melindungi dari gangguan pemangsa (anjing,
                   manusia)
                  Menjaga keamanan (khususnya di malam hari)
                  Mencegah penyebaran penyakit antara babi dan manusia; babi dan anjing; serta babi dan kucing. Ketika
                   babi sedang dikandangkan atau berada di dalam laleken, anjing dan kucing harus dijaga tetap berada di luar.
                   Babi  tidak  boleh  memakan  kotoran  manusia,  anjing,  maupun  kucing  untuk  mencegah  berkembangnya
                   cacing pita (cysticercosis) dan penyakit lainnya yang dapat menular pada manusia

               Persyaratan kandang babi

               Kandang babi yang baik memiliki sejumlah kriteria:
                  Memiliki kehangatan suhu yang stabil dan bebas dari hembusan angin dingin.  Hal ini khususnya penting
                   untuk babi masih muda
                  Memiliki lantai padat (misalnya, bersemen) dengan dinding kokoh yang bisa dibuka-tutup
                  Memiliki sirkulasi udara yg baik:
                   o  Ketika suhu di luar panas, dinding kandang perlu dibuka untuk memasukkan udara luar yang lebih segar
                       agar memberikan kesejukan pada babi, sekaligus mengeluarkan gas ammonia dan bau tidak sedap dari
                       dalam kandang (sirkulasi udara maksimum)
                   o  Ketika suhu di luar dingin, dinding kandang perlu ditutup untuk untuk menjaga kehangatan di dalam
                       kandang (sirkulasi udara minimum)
                  Memiliki dua bagian di dalam kandang – bagian basah untuk tempat makan dan minum, dan bagian kering
                   dengan rerumputan kering untuk tempat tidur
                  Memiliki luas dan volume kandang yang cukup sesuai jumlah babi (Tabel 1.1)





                                                                                                       57
   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68