Page 18 - E-MODUL ALAT OPTIK KELAS XI
P. 18

Pada mata miopi, bayangan

                                                                  dari  benda  yang  berjarak  jauh

                                                                  jatuh  di  depan  retina  karena
                                                                  lensa      mata      terbiasa      tebal.

                                                                  Untuk  membantu  memperbaiki
                                                                  ini,  digunakan  lensa  negatif

                                                                  atau      divergen,       yang      juga

                 Sumber : https://youtu.be/jLzrDPbvtRU?           dikenal  sebagai  lensa  cekung.
                         si=3hNwuLxDhkwRd_xe                      Lensa  ini  membantu  merubah
                                                                  arah sinar cahaya sehingga


             dapat  difokuskan  dengan  tepat  pada  retina,  memungkinkan  penderita
             miopi  melihat  objek  yang  berjarak  jauh  dengan  lebih  jelas.  Kekuatan

             lensa  negatif  yang  diperlukan  oleh  penderita  miopi  dapat  dihitung
             menggunakan persamaan lensa berikut:




                                                                                                      (1.1)






                                                                                                      (1.2)




             Dimana;
             P = kekuatan lensa (dioptri/D)

             f = jarak titik fokus lensa (m)
             s = titik terjauh mata normal (m)

             s’ = titik terjauh mata miopi (m)

             jarak  s  merujuk  pada  jarak  tak  hingga  atau  titik  jauh  mata  normal,

             sementara  s'  adalah  titik  jauh  mata  (PR  atau  Punctum  Remotum,
             sehingga kekuatan lensa yang harus dipakai dapat ditentukan dengan

             persamaan




                                                                                                      (1.3)







                                                                                                       12
             E-MODUL FISIKA BERBASIS SAINTIFIK
   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23