Page 12 - Sifat Koligatif Larutan
P. 12

Y = mX + B



                                                                             Keterangan:

                                                                             Y = P 1

                                                                                     o
                                                                             m = P 1
                                                                             X = X 1, dan


                                                                             B = 0



                        Gambar 2 Tekanan uap larutan mengikuti hukum Raoult








                                          o                                 X 1 + X 2  = 1 atau
                              P 1 = X 1 P 1
                                                o
                              P 1 = (1 – X 2) P 1
                                                                            X 1 = 1 – X 2
                                      o
                                               o
                                  = P 1  – X 2 P 1
                                 o               o
                              P 1  – P 1  = X 2 P 1


                        (P 1  – P 1 = ∆P) adalah selisih antara tekanan uap pelarut murni dan
                           o

                        tekanan uap parsial komponen 1 dalam larutan, sehingga:



                                                                     o
                                                         ∆P = X 2 P 1


                               Komponen 1 merupakan pelarut dan komponen 2 merupakan zat



                        terlarut, sehingga penurunan tekanan uap (∆P) merupakan hasil kali


                        antara fraksi mol zat terlarut (X 2) dengan tekanan uap pelarut murni








                                                                                                                 4
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17