Page 5 - RENSTRA 2021-2025_OK
P. 5
dari proses pendidikan, budaya keagamaan, budaya kebangsaan, budaya kesukuan, budaya
tempatan, serta budaya global, yang terkait satu sama lain dan dinamis menuju ke arah
kemajuan peradaban bangsa.Selain itu, cita-cita dalam pembangunan pendidikan lebih
menekankan pada pendidikantransformatif, yaitu menjadikan pendidikan sebagai motor
penggerak perubahan dari masyarakat berkembang menuju masyarakat maju. Pembentukan
masyarakat maju selalu diikuti oleh proses transformasi struktural, yang menandai suatu
perubahan dari masyarakat yang potensi kemanusiannya kurang berkembang menuju
masyarakat maju dan berkembang yang mengaktualisasikan potensi kemanusiannya secara
optimal.
Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan satuan pendidikan di jalur pendidikan sekolah yang
menyelenggarakan pendidikan umum dan mengutamakan perluasan pengetahuan dan
peningkatan ketrampilan peserta didik dengan pengkhususan yang diwujudkan pada tingkat-
tingkat akhir masa pendidikan (UU No. 2/89).
Pada kesempatan lain SMA Negeri 1 Pangalengan Kabupaten Bandung secara premis tampak
mencuat. Bukan sebagai lembaga yang penuh gengsi, melainkan sebagai lembaga yang
menginternalisasikan nilai-nilai Imtaq dan Iptek di dalam perilaku peserta didiknya. Sistem nilai
yang dipakai untuk mengembangkan sumber daya manusia itulah yang membedakan satu
lembaga dari yang lainnya. Nilai-nilai kejujuran, ketertiban, disiplin, dan semangat melayani,
ditanamkan melalui keteladanan dan tindak nyata, tidak sekedar melalui pengajaran di kelas.
Semuanya itu dapat terwujud adalah berkat kegigihan dan ketekunan seluruh civitas
akademika serta dukungan dari peserta didik dan orang tua/wali yang turut ambil bagian dalam
berbagai program kegiatan sekolah.
Dengan pendekatan teknologi pendidikannya yang sangat memadai, maka tak berlebihan
kalau pada akhirnya menjadi tumpuan harapan masyarakat dalam mendorong dinamika
proses pendidikan nasional yang dicita-citakan. Kini dan esok, SMA Negeri 1 Pangalengan
Kabupaten Bandung tidak saja diharapkan sebagai salah satu pusat keunggulan, tetapi juga
diharapkan dapat berperan aktif sebagai wahana penguatan iman dan taqwa serta
penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Bagi dunia pendidikan, perubahan politik, ekonomi, sosial, budaya, ilmu pengetahuan teknologi
dan seni merupakan tantangan yang amat kompleks dan saling berkaitan. Dalam menghadapi
tantangan global, SMA Negeri 1 Pangalengan Kabupaten Bandung semakin berat karena
selain harus memenuhi tuntutan lokal dan nasional, juga harus berusaha menghasilkan lulusan
2

