Page 62 - Modul Fisika
P. 62

BAB
                          V


                                         EFEK COMPTON




                      A          PendahPendahuluanuluan





                    A.  Fenomena Fisika


                       Efek Compton merupakan satu aspek saja dari mode interaksi antara sinar-X

                    dengan  materi.  Compton  melakukan  penyidikannya  ini  dengan  mempelajari
                    bagaimana sinar-x itu dihambur oleh keping Carbon (C, Z=6)

                       Apakah  keistimewaan  dari  hasil  penemuan  Compton  ini?  Efek  fotolistrik
                    mendukung  secara  eksperimental  gagasan  bahwa  cahaya  itu  merupakan  suatu

                    aliran paket-paket energi yang dinamakan foton. Dalam bentuk hipotesa gagasan

                    itu  dituangkan  dalam  hipotesa  einsten  tentang  efek  fotolistrik.  Hipotesa  tentang
                    foton ini, dan analisa mengenai perilaku dan sifatnya, dinamakan teori kuantum

                    cahaya dari Einsten.

                    Compton meluaskan konsep tentang foton itu. Penemuannya menunjukkan bahwa
                    foton itu tidak saja merupakan gumpalan energi yang bergerak dengan kecepatan

                    tetap dalam ruang, tetapi bahwa dalam interaksinya dengan elektron (tumbukan),
                    foton berperilaku sebagai zarah dengan momentum linier:




                                                                               ( III.1)
                       Dengan ε = energi foton, dan c = kecepatan rambat cahaya.


                       Penemuan ini  sangat  spektakuler,  karena  ternyata  bahwa  untuk  menerangkan
                    beberapa gejala tertentu kita harus mengganggap bahwa cahaya itu sebagai suatu

                    gelombang (difraksi, interferensi, polarisasi), sedangkan untuk menerapkan gejala
                    lain harus dianggap bahwa cahaya itu terdiri dari foton, yang kecuali mempunyai

                    energi  yang diskrit juga mempunyai momentum linier.
                    Sifat  kembar  cahaya  ini  dinamakan  dualisme  cahaya.  Secara  skematik  susunan




                                                                                                        53
   57   58   59   60   61   62   63   64   65   66   67