Page 37 - E MODUL PEMBELAJARAN LAJU REAKSI BERBASIS SSI
P. 37
E-MODUL
BERBASIS SOCIO SCIENTIFIC ISSUES
4. Pengaruh Katalis
Katalis (katalisator) adalah zat yang dapat mempercepat suatu reaksi, tetapi tidak
mengalami perubahan kimia secara permanen (kekal), sehingga pada akhir reaksi zat
tersebut dapat diperoleh kembali.
Laju reaksi akan semakin cepat jika pada reaktan
ditambah katalis. Katalis akan menurunkan energi
pengaktifan. Jika energi pengaktifan kecil maka
akan banyak tumbukan yang berhasil, sehingga
reaksi lebih cepat terjadi. Jika energi pengaktifan
tinggi maka banyak tumbukan yang tidak berhasil, Gambar 23. Margarin
Sumber: https://bit.ly/3Wqx9Yy
karena tidak mempunyai energi yang cukup untuk
Katalis organik (enzim) digunakan pada
terjadinya reaksi, sehingga reaksi berlangsung pembuatan keju, margarin, atau minyak
lambat.
a. Hubungan antara Katalis dan Energi Pengaktifan
Pada suatu reaksi, katalis berfungsi menurunkan energi pengaktifan (energi aktivasi)
dengan cara mengubah mekanisme reaksi, yaitu menambah tahap-tahap rekasi. Katalis
ikut serta dalam suatu tahap reaksi dan terbentuk kembali dalam salah satu tahap reaksi
berikutnya.
Gambar 24. Energi pengaktifan Gambar 25. Energi pengaktifan
pada reaksi endoterm pada rekasi eksoterm
Sumber: https://bit.ly/4hhNl6D
Peran katalis dalam mempengaruhi laju reaksi terkait dengan energi pengaktifan reaksi
(Ea). Katalis yang digunakan untuk mempercepat reaksi memberikan suatu mekanisme
reaksi alternatif dengan nilai Ea yang lebih rendah
dibandingkan Ea reaksi tanpa katalis. Dengan Ea yang lebih
rendah, maka lebih banyak partikel yang memiliki energi
kinetik yang cukup untuk mengatasi halangan Ea yang rendah
ini. Hal ini menyebabkan jumlah tumbukan efektif akan
Gambar 26. Berdiri di atas Tali bertambah, sehingga laju reaksi jug akan meningkat.
Sumber: https://bit.ly/4g6W9LK
25