Page 1352 - ATP 2024_Neat
P. 1352
Modul Ajar Kurikulum Merdeka
Bagaimana manusia mengolah imajinasi dalam hikayat? Bagaimana upaya kita
melestarikan hikayat sebagai kekayaan budaya bangsa?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Materi Pembelajaran
Pada pembelajaran ini peserta didik menggunakan petunjuk-petunjuk cara mengalih
wahana hikayat menjadi cerpen dengan mengikuti tahapan berikut.
a. Memilih hikayat yang akan dialih wahana.
b. Membaca skimming dan scanning hikayat yang telah dipilih.
c. Mengidentifikasi tokoh dan plot hikayat yang akan dialih wahana (plot ini penting
diidenditifikasi agar cerpen yang dialih wahana sesuai dengan plot aslinya).
d. Mengganti sudut pandang hikayat dari sudut pandang orang ketiga menjadi sudut
pandang orang pertama.
e. Memilih tokoh yang akan dijadikan rujukan sebagai “aku” dalam cerpen.
f. Menulis cerpen berdasarkan plot dan tokoh dari hikayat tersebut.
g. Menyunting teks cerpen sebagai hasil alih wahana dari hikayat.
h. Guru menilai hasil pekerjaan peserta didik.
Kegiatan Pendahuluan
a. Guru dan peserta didik mengucapkan salam dan doa sesuai keyakinan masing-
masing.
b. Guru mengecek kehadiran peserta didik dan mempersiapkan alat dan bahan
pembelajaran di kelas.
c. Guru melakukan apersepsi,
Peserta didik diajak untuk mengingat kembali kegiatan-kegiatan pembelajaran
yang telah lalu, yaitu kegiatan menafsirkan, mengapresiasi, dan mengevaluasi
teks hikayat melalui kegiatan menyimak dan membaca. Kemudian peserta didik
mengaitkannya dengan kegiatan yang akan dilakukan, yaitu mengalih wahana
hikayat menjadi cerpen. Guru memberikan stimulus bahwa peserta didik dapat
menulis teks cerita pendek sebagai alih wahana dari hikayat.
Pemantik
Memberikan motivasi kepada peserta didik, misalnya dengan mengemukakan
pernyataan berikut. “Tak ada orang cerdas yang tidak menulis.
Menulis adalah paspor orang hebat”. Hal itu akan menjadi pemantik agar peserta
didik mau mengalih wahana hikayat menjadi cerpen.
Kegiatan Inti
Pembelajaran dilakukan dengan menggunakan model simulasi. Model simulasi
digunakan karena untuk mengalih wahana dari hikayat menjadi cerpen, peserta didik
dapat menirukan teks yang telah dibuat orang. Adapun kegiatannya sebagai berikut.
b. Peserta didik diminta mengikuti Kegiatan 6, yaitu mengalih wahana hikayat
menjadi cerpen dengan menggunakan sudut pandang orang pertama.
Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut SMA Fase F Kelas XII

