Page 64 - Modul Teknologi Penangkapan Ikan 2021
P. 64
https://www.youtube.com/watch?v=CVouXFs_KuY) dan penangkapan ikan salmon
dengan menggunakan gill net pada tautan ini (Sumber :
https://www.youtube.com/watch?v=VQNbHDTvczE).
Lama penebaran jaring “setting”, bila kapal telah mencapai di daerah
penangkapan, segera persiapan penebaran jaring dimulai.
1) Mula–mula posisi kapal ditempatkan sedemikian rupa agar arah angin datangnya
dari tempat penurunan jaring.
2) Setelah kedudukan atau posisi kapal sesuai dengan yang dikehendaki, jaring dapat
diturunkan. Penurunan jaring dimulai dari penurunan pelampung tanda ujung
jaring atau lampu kemudian tali selambar depan, lalu jaring dan yang terakhir kali
selambar pada ujung akhir jaring atau selambar belakang yang biasanya terus di
ikatkan pada kapal.
3) Pada waktu penurunan jaring yang harus diperhatikan adalah arah arus laut, karena
kedudukan jaring yang paling baik adalah memotong arus antara 45-90.
Lama perendaman jaring “immersing”, gillnet didiamkan terendam dalam
perairan sampai kira–kira selama 3–5 jam. Lama penarikan jaring “hauling”, setelah
jaring dibiarkan di dalam perairan selama ±3–5 jam, jaring dapat di angkat (dinaikkan)
ke atas kapal untuk diambil ikannya. Urutan penarikan jaring ini merupakan kebalikan
dari urutan penebaran jaring, yaitu dimulai dari tali selambar belakang, baru jaring, tali
selambar muka, dan terakhir pelampung tanda. Penangkapan ikan dengan
menggunakan alat tangkap gillnet umumnya dilakukan pada waktu malam hari
(Waluyo, 1972).
3. Pukat
Alat tangkap pukat yaitu alat tangkap berkantong yang cara pengoperasiannya
dilakukan dengan cara menarik dengan kapal tangkap. Secara umum, proses penurunan
jaring pukat dapat dilihat pada tautan ini (Sumber :
https://www.youtube.com/watch?v=4H2yq8k66zA).
Pukat terdiri dari beberapa jenis, yaitu :
a. Payang
Menurut klasifikasi Von Brandt (1984), payang termasuk ke dalam kelompok
besar ”Seine Net”, yaitu alat tangkap yang memiliki warp penarik yang sangat panjang
38

