Page 16 - E-Modul Fluida Dinamis Berbasis Problem Based Learning
P. 16
1
2
2
= − = ( − )
1
2
2 1 2
Keterangan:
= − = gaya angkat pesawat (N)
2
1
3
= massa jenis udara (kg/m )
A = luasan sayap pesawat (m2)
= kecepatan aliran udara di atas sayap (m/s)
1
v = kecepatan aliran udara di bawah sayap (m/s)
2
4. Tangki Air Berlubang
Sebuah tabung berisikan fluida dengan ketinggian permukaan fluida dari
dasar adalah h. Memiliki lubang kebocoran pada ketinggian h 2 dari dasar tabung.
Jika permukaan fluida dianggap sebagai permukaan 1 dan lubang kebocoran
sebagai permukaan 2, maka kecepatan aliran air saat pertama kali keluar dari
lubang adalah
= √2 ℎ
Untuk menentukan tempat jatuhnya air diukur dari dinding tangki, dapat
digunakan cara sebegai berikutL:
a. Gerak air dalam arah vertikal merupakan gerak jatuh bebas. Oleh karena
itu, air dalam gerak arah gerak vertikan tidak memiliki kecepatan awal.
Kecepatan awal hanya dalam arah horizontal.
b. Gerak air dalam arah horizontal merupakan garis lurus beraturan.
Olehkarena itu, dalam arah horizontal ait tidak memiliki percepatan.
Resultan kedua jenis gerakan tersebut akan membentuk lintasan
parabola.
Sehingga, jarak horizontal terjauh tibanya air di tanah adalah:
= 2√ℎ . ℎ
1
2
Waktu untuk menepuh jarak horizontal terjauh tibanya air di tanah adalah:
16