Page 5 - MODUL 1_ESTI FB
P. 5
4. Aspek Kehidupan Kebudayaan
Pada masa Majapahit bidang seni budaya berkembang pesat, terutama seni sas-
tra. Karya seni sastra yang dihasilkan pada masa Majapahit, antara lain sebagai beri-
kut.
a. Kitab Negarakertagama karangan Empu Prapanca pada tahun 1365. Isinya
menceritakan hal-hal sebagai berikut.
1) Sejarah raja-raja Singasari dan Majapahit dengan masa pemerintahannya.
2) Keadaan kota Majapahit dan daerah-daerah kekuasaannya.
3) Kisah perjalanan Raja Hayam Wuruk ketika berkunjung ke daerah
kekuasaannya di Jawa Timur beserta daftar candi-candi yang ada.
4) Kehidupan keagamaan dengan upacara-upacara sakralnya, misalnya
upacara Srrada untuk menghormati roh Gayatri dan menambah kesaktian
raja.
b. Kitab Sutasoma karangan Empu Tantular. Kitab tersebut berisi riwayat Sutasoma,
seorang anak raja yang menjadi pendeta Buddha.
c. Kitab Arjunawijaya karangan Empu Tantular. Kitab tersebut berisi tentang riwayat
raja raksasa yang berhasil ditundukkan oleh Raja Arjunasasrabahu.
d. Kitab Kunjarakarna dan Parthayajna, tidak jelas siapa pengarangnya. Kitab itu
berisi kisah raksasa Kunjarakarna yang ingin menjadi manusia, dan
pengembaraan Pandawa di hutan karena kalah bermain dadu dengan Kurawa.
Di samping seni sastra, seni bangunan juga berkembang pesat. Bermacam-
macam candi didirikan dengan ciri khas Jawa Timur, yaitu dibuat dari bata, misalnya
Candi Penataran, Candi Tigawangi, Candi Surawana, Candi Jabung, dan Gapura Ba-
jang Ratu.
C. Pengaruh Kebudayaan Hindu-Buddha Di Indonesia
1. Seni Bangunan
Pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha dalam bidang arsitektur atau seni
bangunan dapat kita lihat dengan jelas pada candi-candi. Ada perbedaan fungsi an-
tara candi dalam agama Hindu dan Buddha. Dalam agama Hindu, candi difungsikan
sebagai makam sedangkan dalam agama Buddha, candi berfungsi sebagai tempat
pemujaan atau peribadatan.
Bangunan candi di Indonesia yang bercorak Hindu, antara lain : candi Prambanan,
candi Sambisari, candi Gedongsongo, candi Sukuh, candi Dieng, candi Jago, candi
Singasari, candi Kidal, candi Panataran, dll. Bangunan candi yang bercorak Buddha,
antara lain : candi Borobudur, candi Mendut, candi Pawon, candi Kalasan, candi
Sewu, candi Sari, dan candi Muara Takus.
2. Seni Rupa
Seni rupa nusantara yang banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu-Buddha
dari India adalah seni pahat atau ukir dan seni patung. Seni pahat atau ukir umumnya
berupa hiasan-hiasan dinding candi dengan tema suasana Gunung Mahameru, tem-
pat kediaman para dewa. Hiasan yang terdapat pada ambang pintu adalah kepala
Kala yang disebut Banaspati. Kala yang terdapat pada candi di Jawa Tengah selalu
dirangkai dengan makara.
3. Sistem Pemerintahan
Sebelum pengaruh Hindu-Buddha masuk ke Indonesia, struktur social asli
masyarakat Indonesia berbentuk suku-suku dengan pimpinannya ditunjuk atas dasar
primus inter pares. Setelah pengaruh Hindu-Buddha masuk, sistem pemerintahan ini
berubah menjadi kerajaan.
Historia Sejarah Perminatan Kelas 11-IPS Semester I SMA/MA K-13 7