Page 38 - KETERAMPILAN BAHASA INDONESIA
P. 38
berbicara secara tidak formal, sebagai contoh yaitu berbagi
pengalaman, melakukan telepon.
3. Berbicara berdasarkan cara penyampaiannya dapat dibedakan
menjadi 4 yaitu berbicara secara mendadak, berbicara dengan
catatan, berbicara dengan hafalan dan berbicara berdasarkan
naskah. Berbicara secara dadakan yaitu jenis berbicara di
depan umum dengan tidak ada rencana atau tidak direncanakan
sebelumnya. Berbicara dengan catatan yaitu jenis berbicara di
depan umum di mana pada saat berbicara menggunakan
catatan. Berbicara dengan hafalan yaitu berbicara dengan
penuh persiapan, di mana isi yang akan disampaikan sudah
disusun dan dihaflkan. Berbicara dengan naskah yaitu seorang
pembicara menulis apa yang ingin disampikan, kemudian
padaa saat berbicara naskah tersebut dibacakan.
4. Berbicara berdasarkan jumlah yang mendengarkannya ada 3
yaitu berbicara antar pribadi, berbicara dalam kelompok kecil,
berbicara dalam kelompok besar. Berbicara antarpribadi
merupakan jenis berbicara di mana orang yang melakukan
kegiatan berbicara hanya dua orang. Berbicara dalam
kelompok kecil yaitu kegiatan berbicara di mana pembicara
menghadapai beberapa kelompok kecil sebagai pendengarnya.
Berbicara dalam kelompok besar yaitu terjadi ketika seorang
pembicara menyampaikan ujarannya dihadapan pendengar
dengan jumlah yang besar.
KETERAMPILAN BAHASA INDONESIA | 34