Page 39 - KETERAMPILAN BAHASA INDONESIA
P. 39
D. ASPEK YANG MEMPENGARUHI KEMAHIRAN
BERBICARA
Dalam kegiatan berbicara juga harus memperhatikan beberapa
hal agar kegiatan berbicara menjadi lancar. Hal tersebut dilakukan
agar kegiatan berbicara lebih efektif. Berdasarkan pendapat Aryad
(dalam Resmini dan Juanda, 2007) kegiatan berbicara harus
memperhatikan dua aspek yaitu aspek kebahasaan dan aspek
nonkebahasaan. Dalam aspek kebahasaan meliputi (1) lafal, (2)
intonasi, tekanan, ritme, (3) pemilihan kata serta penyusunan
kalimat. Yang harus diperhatikan dari aspek nonkebahasaan yaitu
(1) kenyaringan suara, (2) kelancaran saat berbicara, (3) cara
bersikap saat berbicara, (4) gerak dan mimik, (5) penalaran, dan (6)
kesantunan berbicara.
Jalonggo (dalam Resmini dan Juanda 2007) menyatakan hal-
hal yang harus diperhatikan pada saat berbicara meliputi aspek
fonologi, sintaksis, semantic, dan prakmatik. Aspek fonologi disini
ditekanan pada penguasaan sistem bunyi yang berupa
memproduksi bunyi lingual, misalkan nada, tekanan. Aspek
sintaksis lebih mengarah pada penguasaan sistem gramatikal,
seperti struktur ucapan, cara memproduksi kecepatan struktur
ujaran. Aspek semantic mengarah pada penguasaan sistem makna
yaitu berupa pemahaman makna. Aspek prakmatik megarah pada
sistem interaksi sosial makna. Produksinya berupa ujaran yang
KETERAMPILAN BAHASA INDONESIA | 35