Page 101 - Simulasi, Derteksi, dan Intervensi dini tumbuh kembang anak
P. 101

PEDOMAN PELAKSANAAN
             Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar



          2.  Lingkup Pelaksanaan Kegiatan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini
              Tumbuh Kembang Anak
              Pelaksanaan  program  SDIDTK  di  suatu  wilayah  disebut  berhasil  bila  semua  balita  dan  anak
              prasekolah mendapatkan pelayanan SDIDTK. Pelayanan pemantauan tumbuh kembang dilakukan
              di  tingkat  keluarga  dan  masyarakat  dengan  menggunakan  buku  KIA  dan  di  tingkat  Puskesmas
              dengan  menggunakan  buku  pedoman  dan  buku  bagan  SDIDTK  baik  di  dalam  maupun  di  luar
              gedung.  Kegiatan  SDIDTK  di  luar  gedung  dapat  dilakukan  di  Posyandu  dan  PAUD  oleh  petugas
              kesehatan dan dibantu oleh kader atau guru terlatih.

              2.1. Di Tingkat Puskesmas
              Pelaksanaan kegiatan DDTK di Puskesmas sebagai berikut:

              1.  Pelayanan  DDTK  diberikan  saat  balita  atau  anak  prasekolah  kontak  dengan  petugas  di
                 Puskesmas, adapun pelayanan yang diberikan sebagai berikut:
                 a.  Pemeriksaaan  kesehatan,  pemantauan  berat  badan,  panjang  badan  atau  tinggi  badan,
                     lingkar lengan atas, lingkar kepala, dan deteksi dini tumbuh kembang
                 b.  Identifikasi  penyakit  penyerta  (red  flags),  menentukan  klasifikasi  penyakit,  status
                     pertumbuhan dan status gizi, serta penyimpangan tumbuh kembang
                 c.  Melakukan intervensi atau tindakan spesifik untuk penyimpangan tumbuh kembang sesuai
                     standar
                 d.  Konseling kepada ibu, pengasuh, atau keluarga
              2.  Pembinaan ke kader Posyandu, pendidik PAUD, dan satuan PAUD sejenis

              2.2. Di Tingkat PAUD
              Dalam  melaksanakan  DDTK  di  tingkat  PAUD,  petugas  kesehatan  dapat  berbagi  peran  dengan
              pendidik PAUD terlatih sebagai berikut:

              1.  Peran pendidik PAUD terlatih
                 a.  Mengisi identitas anak di formulir Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak
                 b.  Melakukan pengukuran berat badan
                 c.  Mengisi Kuesioner Tes Daya Dengar (TDD)
                 d.  Melakukan Tes Daya Lihat (TDL)
                 e.  Menuliskan  hasil  pengukuran  dan  pemeriksaan  perkembangan  di  formulir  Deteksi  Dini
                     Tumbuh Kembang Anak
              2.  Peran petugas kesehatan
                 a.  Menentukan  status  pertumbuhan  dan  status  gizi  anak  berdasarkan  pengukuran
                     berat badan yang  telah dilakukan oleh tenaga pendidik PAUD terlatih,  panjang  badan
                     atau tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan atas
                 b.  Melakukan interpretasi hasil pemeriksaan TDD dan TDL yang telah dilakukan oleh pendidik
                     PAUD terlatih
                 c.  Melakukan pemeriksaan dan interpretasi KPSP
                 d.  Melakukan deteksi dini Gangguan Spektrum Autisme jika ada keluhan
                 e.  Melakukan deteksi dini GPPH jika ada keluhan
                 f.  Melakukan deteksi dini masalah perilaku dan emosi dengan menggunakan kuesioner KMPE
                     jika ada keluhan



             80
   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105   106