Page 100 - Simulasi, Derteksi, dan Intervensi dini tumbuh kembang anak
P. 100

PEDOMAN PELAKSANAAN
                               Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar



              4.  Persiapan sumber daya pendukung
                 Kepala Puskesmas bertanggungjawab memastikan bahwa faktor pendukung pelayanan SDIDTK
                 selalu tersedia, siap pakai, dan aman digunakan, meliputi hal-hal sebagai berikut:
                 a.  Persiapan logistik
                     Logistik  menjadi  bagian  penting  yang  tidak  terpisahkan  untuk  pelayanan  SDIDTK.
                     Perencanaan  logistik  harus  dilakukan  secara  benar,  diperhatikan  kesinambungan
                     keberadaannya,  dan  dipastikan  siap  pakai.  Kondisi  ini  hanya  akan  tercapai  bilamana
                     didukung dengan mekanisme pencatatan dan pelaporan yang baik. Beberapa jenis logistik
                     yang harus disiapkan, antara lain:
                     •  Buku Pedoman Pelaksanaan SDIDTK
                     •  Buku Bagan SDIDTK
                     •  SDIDTK Kit
                     •  Buku KIA
                     •  Formulir  Deteksi  Dini  Tumbuh  Kembang,  Register  DDTK,  formulir  rekapitulasi  DDTK,
                        dan formulir rujukan
                     •  Register kohort bayi dan register kohort anak balita dan prasekolah
                 b.   Biaya operasional
                      Biaya operasional pelayanan SDIDTK dapat menggunakan:

                     •  Dana  BOK  untuk  transportasi  kegiatan  luar  gedung  misalnya  kunjungan  petugas
                        kesehatan  ke Posyandu/PAUD/RA/BKB untuk melaksanakan SDIDTK, orientasi tenaga
                        pendidik PAUD/RA dan kader
                     •  Dana kapitasi JKN untuk penggandaan formulir DDTK
                 c.  Ruangan
                     Pelayanan SDIDTK di Puskesmas harus terpisah dari ruang pemeriksaan pasien dewasa atau
                     anak  sakit.  Pelayanan  SDIDTK  sebaiknya  dilakukan  di  ruangan  tertentu  karena
                     membutuhkan  waktu  yang  cukup  untuk  pelayanan,  termasuk  waktu  yang  dibutuhkan
                     untuk  menyampaikan  KIE  pertumbuhan  dan  perkembangan  kepada  orang  tua  atau
                     pengasuh  balita.  Jika  belum  mempunyai  ruangan  tertentu  dapat  menggunakan  ruangan
                     yang dimanfaatkan bersama atau multifungsi dengan pelayanan kesehatan lainnya seperti
                     ruang imunisasi.
              5.  Membuat jejaring pelayanan DDTK
                 Untuk  meningkatkan  jangkauan  dan  cakupan  balita  dan  anak  prasekolah  yang  mendapatkan
                 pelayanan  Deteksi  Dini  Tumbuh  Kembang,  kepala  Puskesmas  perlu  membina  dan
                 mengembangkan jejaring dengan institusi yang melakukan Pendidikan Anak Umur Dini (PAUD)
                 seperti TK/RA, Kelompok Bermain, Taman Pengasuhan Anak (TPA) dan satuan PAUD sejenis.
                 Puskesmas  terlebih  dahulu  melakukan  sosialisasi  kepada  PAUD,  lembaga  sosial  anak  dan
                 Posyandu di daerah wilayah binaannya tentang pentingnya pelaksanaan SDIDTK.

                 Diseminasi  informasi  kepada  lintas  sektor,  masyarakat,  dan  Lembaga  Swadaya  Masyarakat
                 (LSM)  terkait  juga  penting  dilakukan.  Untuk  meningkatkan  pemahaman  dan  kesadaran
                 masyarakat  tentang  pentingnya  tumbuh  kembang  anak,  diseminasi  informasi  SDIDTK  perlu
                 dilakukan  kepada  lintas  sektor  terkait,  tokoh  agama,  tokoh  masyarakat,  LSM,  PKK,  dan
                 masyarakat di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa.





                                                                                          79
   95   96   97   98   99   100   101   102   103   104   105