Page 129 - Simulasi, Derteksi, dan Intervensi dini tumbuh kembang anak
P. 129

PEDOMAN PELAKSANAAN
               Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar

                6.  Lingkar kepala menurut umur

                    Menilai kenaikan lingkar kepala berdasarkan kurva lingkar kepala menurut umur.
                    Klasifikasi dan tindakan yang harus dilakukan:

               Ukur lingkar      Hasil pengukuran     Klasifikasi           Intervensi
              kepala, lalu beri      Z-Score
              titik pada kurva
            pertumbuhan              >+2 SD           Makrosefali    Rujuk ke RS

            lingkar kepala.        -2 SD sampai         Normal      • Berikan pujian kepada

            Klasifikasikan hasil   dengan +2 SD                       ibu dan anak

            pengukuran:                                             • Jadwalkan kunjungan
                                                                      berikutnya

                                      <-2 SD          Mikrosefali    Rujuk ke RS



            3.  Intervensi Dini Penyimpangan Pertumbuhan Anak
                Penilaian  pertumbuhan  dan  status  gizi  harus  melihat  seluruh  indeks  antropometri  agar
                dapat diketahui masalah yang sesungguhnya untuk tata laksana segera.
                1.  Anak  0-24  bulan  dengan  kenaikan  berat  badan  kurang  dari  standar  weight  increment
                   (kenaikan berat badan di bawah persentil 5) berisiko mengalami gagal tumbuh atau at risk
                   of failure to thrive. Anak ini wajib ditindaklanjuti dengan evaluasi lengkap melalui proses
                   asuhan  nutrisi  pediatrik  dan  dilakukan  pemeriksaan  kemungkinan  adanya  penyakit
                   penyerta (red flags) atau dirujuk
                2.  Anak 0-24 bulan dengan kenaikan panjang badan kurang dari standar  length increment
                   (pertambahan  panjang  badan  di  bawah  persentil  5)  berisiko  mengalami  perlambatan
                   pertumbuhan linear. Anak ini wajib ditindaklanjuti dengan evaluasi lengkap melalui proses
                   asuhan nutrisi pediatrik dan dilakukan pemeriksaan untuk kemungkinan adanya penyakit
                   penyerta atau dirujuk
                3.  Anak dengan BB/PB atau BB/TB di bawah minus dua atau di bawah minus tiga standar
                   deviasi  termasuk  gizi  kurang  atau  gizi  buruk  sehingga  wajib  mendapatkan  intervensi
                   berupa pencegahan dan tatalaksana gizi buruk pada balita atau dirujuk (sesuai pedoman
                   pencegahan dan tatalaksana gizi buruk Kemenkes dan pedoman WHO)
                4.  Anak dengan IMT/U lebih dari satu standar deviasi (>+1 SD) atau anak umur lebih dari 7-8
                   bulan dengan tren IMT meningkat berisiko mengalami kenaikan lemak tubuh dini (early
                   adiposity  rebound).  Anak  ini  wajib  ditindaklanjuti  dengan  intervensi  pencegahan  dan
                   tatalaksana gizi lebih pada balita atau dirujuk bila ada penyulit atau tidak ada perbaikan
                5.  Anak dengan PB/U atau TB/U dibawah minus dua standar deviasi (<-2 SD) adalah anak
                   dengan  perawakan  pendek  (short  stature).  Anak  ini  wajib  ditindaklanjuti  untuk
                   menentukan  stunting  sebagai  penyebab  perawakan  pendek  dan  dirujuk.  Pada  anak
                   dengan  PB/U  atau  TB/U  terletak  di  atas  tiga  standar  deviasi  (>+3  SD)  artinya
                   berperawakan  tinggi  perlu  dirujuk  ke  fasyankes  yang  lebih  tinggi  untuk  deteksi  dini
                   penyebabnya sehinga dapat ditatalaksana segera


              106
   124   125   126   127   128   129   130   131   132   133   134