Page 134 - Simulasi, Derteksi, dan Intervensi dini tumbuh kembang anak
P. 134
PEDOMAN PELAKSANAAN
Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar
Kasus 2
Anak Anisa, kontrol rutin di Posyandu. Data KMS menunjukkan berat badan saat ini pada umur 2,5
tahun, berat badan 14,5 kg dan tinggi badan 93 cm. Anisa mendapatkan ASI eksklusif sampai
dengan umur 3 bulan, selanjutnya mendapatkan susu formula. Saat ini Anisa makan makanan
keluarga seperti nasi, daging, ikan, telur, ayam, dan sayur. Makan 3 kali sehari, anak juga
mendapatkan makanan selingan berupa biskuit, kentang goreng, kue. Susu formula diberikan
5x150 ml.
Kader merujuk Anisa karena melihat grafik kenaikan berat badan Anisa yang meningkat drastis.
Data KMS menunjukan data umur 1 tahun berat badan 9,6 kg dan panjang badan 76 cm, umur 1,5
tahun berat badan 11 kg dan panjang badan 82 cm, umur 2 tahun berat badan 12,4 kg dan panjang
badan 88 cm. Terapkan alur deteksi dini dan tatalaksana early adiposity rebound.
Langkah-langkah:
1. Timbang dan ukur dengan cara yang benar
2. Plot di grafik BB/U untuk menilai kenaikan berat badan
3. Plot di grafik PB/U untuk menilai perawakan dan height age
4. Plot di grafik BB/PB untuk menilai status gizi
5. Hitung IMT
6. Analisis IMT dengan grafik IMT WHO untuk menilai apakah Anisa mengalami early adiposity
rebound
7. Tatalaksana
• Evaluasi penyebab medis atau red flags
• Asuhan nutrisi pediatrik (pilar tatalaksana obesitas)
• Evaluasi dan monitoring
Pembahasan:
1. Penimbangan dan pengukuran di Puskesmas menunjukkan berat badan 14,5 kg dan tinggi
badan 93 cm
2. Plot berat badan di grafik BB/U menunjukkan peningkatan berat badan di atas grafik normal
3. Plot panjang badan di grafik PB/U menunjukkan panjang badan terletak antara -2 dan +3 SD
yaitu perawakan normal. Height age sesuai 2 tahun 9 bulan
4. Plot berat badan di grafik BB/PB menunjukkan berat badan terletak pada Z-score antara -2
sampai +1 SD yaitu gizi baik, namun terjadi tren peningkatan di atas grafik normal
2
5. Perhitungan IMT adalah 14,5 dibagi (0,93) , yaitu 16,76. Terdapat tren IMT yang meningkat
dibandingkan sebelumnya sehingga Anisa dikategorikan early adiposity rebound
6. Tatalaksana
• Evaluasi adakah penyebab medis yang menyebabkan kenaikan berat badan drastis
• Lakukan asuhan nutrisi pediatrik, langkah pertama adalah dengan melakukan anamnesis
diet, pola aktifitas, dan pola tidur
• Perhitungan kalori yang masuk dari susu formula adalah 502 kkal (kandungan susu
formula 0,67 kkal/ml), makanan keluarga 3 kali sehari dan selingan 2 kali sehari sekitar
1000 kkal/hari, sehingga total kalori yang masuk adalah sekitar 1500 kkal/hari
• Perhitungan kalori yang dibutuhkan adalah RDA kalori dikalikan berat badan ideal yaitu
100 x 13,2 setara 1320 kkal/hari
111

