Page 82 - Simulasi, Derteksi, dan Intervensi dini tumbuh kembang anak
P. 82
PEDOMAN PELAKSANAAN
Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar
dengan tulisan dan gambar yang besar supaya menarik minat anak. Ketika selesai
membacakan, Anda dapat mengajukan pertanyaan 5 W dan 1 H: Who (siapa tokohnya); What
(apa yang terjadi); When (kapan terjadinya); Where (di mana terjadinya); Why (mengapa bisa
terjadi); How (bagaimana bisa terjadi).
• Dorong agar anak mau bercerita apa yang dilihatnya baik dari buku maupun ketika jalan-jalan
• Memberikan pendampingan saat menonton TV atau bermain gadget
Apabila ingin menonton TV atau gadget, dampingi anak ketika menonton. Beri penjelasan
kepada anak tentang apa yang dilihat dan didengar pada acara tersebut. Ajak anak untuk
dapat memberi tanggapan sehingga kita bisa mengetahui bahwa apa yang dipersepsikan anak
terhadap tontonan tersebut adalah benar. Batasi waktu menonton maksimal 1 jam per hari.
• Melatih anak menyebut nama lengkap
• Menceritakan diri anak
Anak senang mendengar cerita tentang dirinya. Ceritakan kembali kejadian-kejadian lucu dan
menarik yang dialami anak.
• Melatih anak menyebutkan nama, sifat, guna, serta keadaan suatu benda
Anak dapat melihat gambar dan menyebut dengan benar nama-nama benda yang sudah
diajarkan. Ketika mengajak anak bicara, gunakan ungkapan yang menyatakan keadaan suatu
benda. Misal: "Pakai kemeja yang merah", "Bolamu yang kuning ada dibawah meja", “Mobil-
mobilan yang biru itu ada di dalam laci", dan sebagainya.
• Ajari anak untuk mengidentifikasi dan menyebutkan bagian-bagian tubuh, hewan, serta hal-
hal umum lainnya
• Melatih anak mengenal nama berbagai jenis pakaian
Ketika mengenakan pakaian anak, sebut nama jenis pakaian tersebut (kemeja, celana, kaos,
celana, rok, dsb). Minta anak mengambil pakaian yang Anda sebutkan sambil menyebutkan
kembali jenisnya.
• Jangan mengoreksi anak Anda saat dia mengucapkan kata-kata yang salah. Sebaliknya, beri ia
contoh bagaimana mengatakan dengan benar, misalnya “Itu adalah bola”
• Dorong anak untuk mengucapkan kata dibanding menunjuk
Jika anak tidak dapat mengucapkan seluruh kata (‘susu’), bantu dengan mengucapkan (‘s’).
Seiring waktu, Anda dapat mendorongnya untuk mengucapkan seluruh kalimat “Aku ingin
susu”.
• Melatih buang air kecil dan buang air besar di kamar mandi atau WC
Ajari anak untuk memberitahu anda bila ingin buang air kecil atau buang air besar. Dampingi
anak saat buang air kecil atau buang air besar dan beritahu cara membersihkan diri dan menyiram
kotoran.
• Melatih anak berpakaian
Ajari anak berpakaian sendiri tanpa bantuan. Beri kesempatan anak memilih sendiri pakaian
yang akan dikenakannya.
• Bujuk dan tenangkan ketika anak kecewa dengan cara memeluk dan berbicara kepadanya
• Sering-sering ajak anak pergi ke luar mengunjungi tempat bermain, toko,
kebun binatang dan lain-lain
• Ajak anak membersihkan tubuhnya ketika kotor kemudian mengelapnya
dengan bantuan Anda sesedikit mungkin
Demikian juga dalam mencuci tangan, berpakaian, merapikan mainan, dan
melakukan pekerjaan rumah tangga yang ringan, seperti menyapu dan
menyiapkan makan. Puji anak ketika melakukannya.
61

