Page 95 - EMODULE ARTHROPODA MUSUH ALAMI
P. 95
Kunci Jawaban Uji Kompetensi 1 87
No Pertanyaan Kunci Jawaban
2. • Augmentasi dilakukan apabila musuh
alami itu tidak cukup efektif atau tidak
efektif pada waktu tertentu. Augmentasi
bertujuan untuk meningkatkan
kemampuan musuh alami dalam
mengendalikan hama. Augmentasi
dilakukan dengan cara menambahkan
musuh alami melalui pelepasan. Pelepasan
sejumlah populasi musuh alami di
ekosistem secara teknik augmentasi
sebetulnya sama juga dengan pelepasan
musuh alami dengan teknik introduksi.
Dengan teknik augmentasi diharapkan
populasi hama sementara waktu (satu
musim atau kurang) dengan cepat dapat
ditekan sehingga tidak merugikan.
Pelepasan musuh alami introduksi
bertujuan dalam jangka panjang mampu
menurunkan keseimbangan populasi hama
sehingga tetap berada di bawah tingkat
ekonomi. Karena itu pelepasan musuh
alami secara augmentasi harus dilakukan
secara periodik.
• Dalam penerapan PHT konservasi musuh
alami terutama pemanfaatan predator dan
parasitoid merupakan teknik pengendalian
hayati yang sering dilakukan dan
dianjurkan. Teknik konservasi bertujuan
menghindarkan tindakan-tindakan yang
dapat menurunkan populasi musuh alami.
Banyak tindakan agronomi yang secara
langsung dan tidak langsung dapat
merugikan populasi musuh alami terutama
penggunaan pestisida kimia
3. Jelaskan kelebihan dan kelemahan Pengendalian hayati memiliki kelebihan dan
pengendalian hayati dibandingkan dengan kelemahan.
pengendalian kimiawi! Kelebihan-kelebihannya bila dibanding
dengan cara pengendalian lainnya, yaitu
pertama tidak memiliki dampak samping
yang merugikan terhadap produk pertanian
(produk bebas racun), tidak membahayakan
serangga dan hewan berguna lainnya, dan
tidak membahayakan lingkungan. Parasitoid,
predator, dan entomopatogen bersifat
spesifik inang atau mangsa sehingga tidak
merugikan organisme lain. Pengendalian
hayati relatif lebih murah untuk jangka
Panjang.

