Page 215 - FIKIH MA KELAS XI
P. 215

1. Sebab Nasab (hubungan keluarga)

                  Nasab yang dimaksud disini adalah nasab hakiki. Artinya hubungan darah

                    atau hubungan kerabat, baik dari garis atas atau leluhur si mayit (ushulul mayyit),
                  garis keturunan (furu’al mayyit), maupun hubungan kekerabatan garis menyimpang

                   (al-hawasyi),  baik  laki-laki  maupun  perempuan.  Misalnya  seorang  anak  akan
                  memperoleh  harta  warisan  dari  bapaknya  dan  sebaliknya,  atau  seseorang  akan

                  memperoleh  harta  warisan  dari  saudaranya,  dan  lain-lain.  Sebagaimana  firman

                                                                                        Allah Swt. :
                                        َ          َ              َ        ََ          َ          َ
                              َ   َ   َ   َ َ   َ   َ     َ            َ        َ   َ    َ     َ   َ           َ   َ   َ   َ        َ   َ َ   َ   َ     َ         َ            َ   َ    َ     َ   َ        َ        َ        َ




                             اممنوبرقل اوندلاولا كرت امم بيصن   َ   ءاسنللونوبرقل اوندلاولا كرت امم بيصن لاجرلل
                                 َ                َ          َ         َ   َ   َ   َ                  َ                  َ        َ           َ     َ   َ
                                                                                       ً    َ            َ         َ          َ          َ   َ           َ    َ  ََ         َ   َ



                                                                                                       َۗ
                                                                                            اضورفم ابيصرثك   ون   َ   َ   َ ا   هنم لق
                                                                                                  َ             َ

                     Artinya: “Bagi orang laki- laki ada hak bagian dari harta peninggalan ibu-bapa dan
                  kerabatnya,  dan  bagi  orang  wanita  ada  hak  bagian  (pula)  dari  harta  peninggalan
                   ibubapa  dan  kerabatnya,  baik  sedikit  atau  banyak  menurut  bahagian  yang  Telah
                                                                    ditetapkan.” (QS. An -Nisa [4]: 7)

                                                                      2. Sebab pernikahan yang sah

                 Yang dimaksud dengan pernikahan yang sah adalah berkumpulnya suami istri
                 dalam ikatan pernikahan yang sah. Dari keduanya inilah muncul istilah-istilah

                  baru dalam ilmu mawaris, seperti: zawil furud, ashobah, dan zawil arham serta

                                                istilah furudh muqaddlarah. Allah Swt. berfirman:
                       َ        َ   َ    َ  َ         َ   َ   َ  َ         َ   َ

                         َۚ

                        َ َ   َ   َ   َ   َ د   َ لونهل نكي   ملنا   َ   َ   َ   مكجا و    َ   َ   َ   زا كرت ام فصن   َ   َ مكلو   َ


                  Artinya: “Dan bagimu ( suami-suami ) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh istri-
                                   istri kamu, jika mereka tidak mempunyai anak” (QS. An -Nisa' [4] : 12)

                                     3. Sebab wala’  )     ءلاولا   ) atau sebab jalan memerdekakan budak

                  mendapatkan    berhak    sahaya,    hamba    memerdekakan    yang    Seseorang

                  warisan dari hamba sahaya tersebut kala ia meninggal dunia. Di antara teks Hadis

                            yang menjelaskan hal ini adalah :
                                   َ   َ          َ                 َ         َ        َ   َ                  َ   َ   َ
                               َ          َ   َ   َ   َ        َ   َ        َ   َ       َ                    َ        َ

                                                       َ    َ   َ                َ     َ   َ                   َ

                               اهيرتشا «  :ملس و   هيلع   هللا ىلص يبنلا اهل لاقف، ملسو   هيلع   هللا ىلص يبنلل ةشئاع تركذف


                                  َ             َ              َ                    َ    َ                َ
                                                                                       َ     َ    َ            َ          َ   َ
                                                                                    َ              َ              َ     َ
                                                                                قتعأ نمل   ءل   ولا امنإف
                                                                                »
                                                                                                        َ                َ
   210   211   212   213   214   215   216   217   218   219   220