Page 42 - Semester 1 Bab 1
P. 42
Bilangan Bilangan Bilangan Bilangan
Heksa Desimal Biner Heksa Desimal Biner
4 0 1 0 0 B 1 0 1 1
5 0 1 0 1 C 1 1 0 0
6 0 1 1 0 D 1 1 0 1
7 0 1 1 1 E 1 1 1 0
8 1 0 0 0 F 1 1 1 1
Untuk mendapatkan pola, kalian dapat mencari dan mengumpulkan atau
mengoleksi cara-cara penyelesaian masalah yang serupa. Mungkin saja kalian
memodifikasi pola yang sudah ada dengan cara kalian sendiri, sehingga dapat
lebih mudah atau lebih cepat digunakan memecahkan masalah yang hadapi.
c) Abstraksi
Setelah menguraikan masalah dan mendapatkan pola-pola pemecahan
masalah yang sesuai, bagaimana kalian mengabstraksikan masalah yang akan
kalian pecahkan?
Salah satu abstraksinya dapat dituliskan:
Untuk mendapatkan hasil konversi bilangan heksadesimal AF9C ke bilangan biner,
akan digunakan koversi langsung setiap digit bilangan heksadesimal menjadi 4 digit
bilangan biner tanpa melalui konversi bilangan heksadesimal ke bilangan desimal.
Inilah fokus pemecahan masalah yang akan kalian kerjakan.
Dari uraian di atas, secara grafis kalian telah menyelesaikan:
Decomposition
Mengurai masalah 4 digit menjadi
sub-masalah setiap digit.
sub masalah digit keempat A
sub masalah digit ketiga F
sub masalah digit kedua 9
sub masalah digit pertama C
Pattern Recognition
Konversi 4 digit
bilangan heksadesimal Setiap digit bilangan heksade-
ke bilangan biner simal dikonversi menjadi 4 digit
bilangan biner sesuai tabel.
Abstraction
Koversi langsung setiap digit
bilangan heksadesimal menjadi 4
digit bilangan biner tanpa melalui
konversi bilangan heksadesimal ke
bilangan decimal terlebih dahulu.
42 Informatika untuk SMK/MAK Kelas X Semester 1