Page 625 - Bu Kek Siansu 01_Neat
P. 625

setelah perang berakhir, rakyat yang menjadi sasaran mereka yang memperoleh

               kemenangan.  Para  anggauta  pasukan  baru  berkeliaran  keluar  masuk

               perkampungan,  keluar  masuk  rumah  orang  seperti  rumahnya  sendiri,  bahkan

               tidak jarang terjadi mereka memasuki kamar tidur orang seperti memasuki kamar

               tidur sendiri sambil menyeret nyonya rumah yang masih muda atau anak gadis

               mereka!  Seperti  para  atasannya  yang  mengadakan  pesta  besar-besaran,  kaum

               rendahan  juga  berpesta  dengan  gayanya  tersendiri.  Seperti  biasanya  pula,

               penduduk hanya pandai menangis dan mengeluh mengadu kepada Thian sebagai

               hiburan  satu-satunya.  Menjelang  tengah  malam,  pesta  masih  amat  ramai.

               Ouwyang Cin Cu sebagai seorang yang berkedudukan tinggi sekali sekarang,

               seorang koksu, datang juga hanya sekedar memberi selamat dan tidak tinggal

               lama. Akan tetapi para pengawal baru, tentu saja mereka yang berpangkat perwira

               ke atas, masih berpesta pora karena memang The Kwat Lin ingin mengambil hati

               para rekannya ini yang kelak dia harapkan bantuan mereka.


               Bahkan ketika para tamu orang penting sudah meninggalkan tempat pesta dalam

               keadaan  setengah  mabok  dan  tempat  itu  mulai  sepi,  The  Kwat  Lin  masih

               menahan para pembesar pengawal yang jumlahnya belasan orang itu untuk diajak

               berunding mengenai tugas mereka yang baru sebagai pengawal-pengawal istana,

               bahkan mereka merupakan dewan pimpinannya. Lewat tengah malam, para tamu

               sudah pulang dan yang tinggal hanyalah empat belas orang pimpinan pengawal

               yang kini dijamu dan diajak berunding di ruangan dalam, adapun ruangan luar

               tempat pesta mulai dibersihbersihkan oleh sejumlah pelayan yang kelihatan lelah

               dan mengantuk.


               Pada  saat  itulah  berkelebat  bayangan  tiga  orang.  Para  pelayan  yang

               membersihkan tempat bekas pesta itu hanyalah melihat bayangan berkelebat dan

               tahu-tahu di tempat itu kelihatan dua orang wanita cantik dan seorang laki-laki

               gagah sudah berdiri dengan sikap angker! Tentu saja para pelayan terkejut sekali

               dan mengira bahwa orang-orang aneh yang bergerak amat cepatnya ini tentulah




                                                           624
   620   621   622   623   624   625   626   627   628   629   630