Page 33 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 OKTOBER 2019
P. 33
Wirawasta mengaku tidak bisa membayangkan dampak kenaikan UMP pada industri
tekstil. Menurutnya, pekerja di industri tekstil dan produk tekstil pun sudah mengerti
dengan keadaan industri saat ini.
"Kalau [UMP] dinaikkan dia [pekerja] tahu perusahaannya tidak akan sanggup
bayar. Jadi, saya harap pemerintah bisa mengeti kondisi tekstil sekarang. Karena
kami tahu, tenaga kerja yang di pabrik sudah mengerti [kondisi tekstil saat ini],"
katanya kepada Bisnis.
Sebelum kenaikan UMP, belasan perusahaan tekstil telah merumahkan lebih dari
40.000 tenaga kerja hingga medio kuartal III/2019. Redma mengusulkan kenaikan
UMP pada tahun depan tidak berdasar pada rumus pertumbuhan ekonomi plus
inflasi, melainkan negosiasi langsung antara pelaku industri dan tenaga kerja.
BISNIS
Page 32 of 173.

