Page 70 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 JANUARI 2020
P. 70
RAPAT TERBATAS OMNIBUS LAW, PRESIDEN JOKOWI TARGETKAN SELESAI DALAM 100
Title
HARI
Media Name bisnis.com
Pub. Date 15 Januari 2020
https://ekonomi.bisnis.com/read/20200115/9/1190435/rapat-terbatas-omni bus-law-
Page/URL
presiden-jokowi-targetkan-selesai-dalam-100-hari
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menargetkan pembahasan sejumlah peraturan
yang digabungkan atau omnibus law terkait dengan Perpajakan dan Cipta
Lapangan Kerja bisa rampung sebelum 100 hari kerja Pemerintahan Kabinet
Indonesia Maju.
Pasalnya, dia menargetkan naskah kedua omnibus law tersebut bisa segera
diajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) setidaknya pada pekan ini.
"Kita menargetkan omnibus law ini selesai sebelum 100 hari kerja. Target kita
harus selesai, saya minta ada timeline yang jelas kemudian persoalan yang ada
segera disampaikan sehingga kita bisa menyelesaikan," katanya saat membuka
rapat terbatas terkait omnibus law di Kantor Presiden, Rabu (15/1/2020).
Selanjutnya, Jokowi menginstruksikan kepada Kapolri, Jaksa Agung, dan
kementerian untuk melakukan komunikasi secara paralel terkait implementasi kedua
omnibus law itu.
Dia menambahkan Omnibus Law Perpajakan diyakininya dapat menjadi ujung
tombak reformasi pajak yang nantinya menciptakan pusat gravitasi ekonomi.
Pada saat yang sama, keberadaan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja juga akan
berkontribusi signifikan terhadap penciptaan iklim investasi yang kondusif sehingga
memberikan dampak positif terhadap penciptaan lapangan kerja.
Dari dua Omnibus Law yang ada, baru Omnibus Law UU Perpajakan yang
penyusunan drafnya sudah rampung. Adapun Omnibus Law UU Cipta Lapangan
Kerja masih terkendala dalam sejumlah poin ketenagakerjaan.
Omnibus Law UU Cipta Lapangan Kerja bakal merevisi 51 pasal dari UU Nomor 13
Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam Omnibus Law ini, pemerintah akan
memperbaiki enam aspek ketenagakerjaan yakni upah minimum, outsourcing,
pekerja asing, uang pesangon, jam kerja, dan sanksi.
Page 69 of 110.

