Page 72 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 JANUARI 2020
P. 72
"Tapi, Neng Oyah difitnah oleh temannya sendiri mungkin cemburu atau apa itu
temannya. Lalu, sama majikannya yang dulu itu Neng Oyah dipindahkan ke
majikannya yang baru tanpa sepengetahuannya," ujar Peti yang juga mantan TKI,
melalui pesan singkat, Selasa (14/1/2020).
Jadi TKW Karena Faktor Ekonomi
Isna Nurrohmah menjelaskan alasan ibunya berangkat ke Arab Saudi dan menjadi
tenaga kerja di sana karena faktor ekonomi.
"Jadi waktu itu aku lulus SMP dan kondisi keluarga sedang krisis ekonomi untuk
membiayai kami semua yang sekolah," terang Isna.
Ia menjelaskan saat itu ayahnya tidak bekerja, sedangkan anak-ananknya harus
tetap sekolah.
"Kondisi bapak (Wahyudin, 46) pun saat itu gak kerja hanya ke pasar saja dan
pusing menyekolahkan adik-adik, akhirnya mamah memilih pergi ke Arab Saudi,"
katanya kepada Tribun Jabar, Rabu (15/1/2020).
Tak hanya untuk menyekolahkan anak-anaknya, kata Isna, Neng Oyah pergi ke
Arab Saudi karena keluarganya memiliki banyak utang.
Peti menyebut bukan Neng Oyah saja yang mendapat tindak kekerasan dari
majikannya.
Hal yang sama pun dirasakan oleh sopir majikannya yang juga satu tempat kerja
dengan Neng Oyah.
"Sopir majikannya juga dapat tindak kekerasan. Bahkan, si sopir itu bilang kalau
majikannya akhlaqnya 'setan'," ujarnya.
Selama dua tahun ini, Neng Oyah menurut Peti mendapatkan tindak kekerasan
penganiayaan sampai yang terakhir ialah difitnah mencuri emas.
"Neng Oyah sempat ditangkap polisi di sana (Arab Saudi) khusus laki-laki yang di
dalamnya semua laki-laki. Tahanan itu orang-orang stres semua dan disuruh untuk
memperkosa Neng Oyah biar mengaku. Tapi, tetap saja Neng Oyah tak mau
mengaku karena tak merasa mencuri," ujarnya.
Gaji Dipotong
Tak hanya disiksa, gaji Neng Oyah juga dikabarkan dipotong oleh majikannya.
Page 71 of 110.

