Page 104 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 104
Judul Penerima Bantuan Subsidi Upah Bertambah 1,7 Juta Pekerja
Nama Media lensamedan.co.id
Newstrend Bantuan Subsidi Upah 2021
Halaman/URL https://www.lensamedan.co.id/2021/09/penerima-bantuan-subsidi-
upah-bertambah.html
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-09-30 19:41:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Sisa Anggaran BSU tersebut
sebesar Rp1.791.477.000.000 dan akan menyasar 1.791.477 pekerja. Anggaran yang ditetapkan
dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp.8,7 triliun untuk 8.783.350 pekerja
terdampak pandemi Covid-19
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Kami juga mendapat informasi,
kami harus melaporkan BSU. Alhamdulillah per hari ini mengalami progres yang signifikan, dari
target 8.783.350 pekerja
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Kami telah melakukan verified
data untuk menghindari [penerima] bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari data BSU
Ringkasan
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan(Kemnaker) akan memperluas cakupan
penerima Program Bantuan Subsidi Upah/Gaji bagi Pekerja/Buruh (BSU) secara nasional di 34
provinsi dan 514 kota/kabupaten. Kebijakan perluasan ini diputuskan Kemnaker mengingat
masih adanya sisa alokasi anggaran dan setelah melakukan koordinasi dengan Komite
Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kementerian Keuangan
untuk memperluas cakupan penerima Program BSU.
PENERIMA BANTUAN SUBSIDI UPAH BERTAMBAH 1,7 JUTA PEKERJA
Lensamedan - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan(Kemnaker) akan memperluas
cakupan penerima Program Bantuan Subsidi Upah/Gaji bagi Pekerja/Buruh (BSU) secara nasional
di 34 provinsi dan 514 kota/kabupaten.
Kebijakan perluasan ini diputuskan Kemnaker mengingat masih adanya sisa alokasi anggaran
dan setelah melakukan koordinasi dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
103

