Page 100 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 100
Judul Aturan usia pensiun di jaminan pensiun beda, pemerintah belum
lakukan sinkronisasi
Nama Media kontan.co.id
Newstrend Program Jaminan Pensiun BPJamsostek
Halaman/URL https://nasional.kontan.co.id/news/aturan-usia-pensiun-di-jaminan-
pensiun-beda-pemerintah-belum-lakukan-sinkronisasi
Jurnalis Abdul Basith Bardan
Tanggal 2021-09-30 19:57:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Anwar Sanusi (Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan) Bisa saja (ada
sinkronisasi), tapi belum ada masuk agenda pembahasan
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Maka pekerja yang memasuki
usia pensiun harus menunggu manfaat pensiunnya
neutral - Satya Pratama (Kepala Biro Humas Hukum dan Kerja Sama BKN) Peraturan turunan
Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun PNS masih dibahas lebih lanjut
Ringkasan
Pemerintah belum membahas sinkronisasi aturan pensiun dalam pelaksanaan jaminan pensiun
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek). "Bisa saja (ada
sinkronisasi), tapi belum ada masuk agenda pembahasan," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian
Ketenagakerjaan Anwar Sanusi saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (30/9). Berdasarkan
Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan
Pensiun, usia pensiun diatur 56 tahun. Ketentuan tersebut berubah pada tahun 2019 menjadi 57
tahun dan bertambah satu tahun setiap tiga tahun hingga maksimal 65 tahun.
ATURAN USIA PENSIUN DI JAMINAN PENSIUN BEDA, PEMERINTAH BELUM
LAKUKAN SINKRONISASI
Pemerintah belum membahas sinkronisasi aturan pensiun dalam pelaksanaan jaminan pensiun
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek).
"Bisa saja (ada sinkronisasi), tapi belum ada masuk agenda pembahasan," ujar Sekretaris
Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (30/9).
99

