Page 102 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 102
Judul Bantuan Subsidi Upah Bakal Diperluas hingga 1,7 Juta Pekerja
Nama Media batamtoday.com
Newstrend Bantuan Subsidi Upah 2021
Halaman/URL https://batamtoday.com/home/read/167455/Bantuan-Subsidi-Upah-
Bakal-Diperluas-hingga-17-Juta-Pekerja
Jurnalis Redaksi
Tanggal 2021-09-30 19:48:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Sisa Anggaran BSU tersebut
sebesar Rp 1.791.477.000.000 dan akan menyasar 1.791.477 pekerja. Anggaran yang ditetapkan
dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp 8,7 triliun untuk 8.783.350 pekerja
terdampak pandemi Covid-19
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Kami juga mendapat informasi,
kami harus melaporkan BSU. Alhamdulillah per hari ini mengalami progres yang signifikan, dari
target 8.783.350 pekerja
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Kami telah melakukan verified
data untuk menghindari [penerima] bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari data BSU
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan memperluas cakupan penerima Program
Bantuan Subsidi Upah/Gaji bagi Pekerja/Buruh (BSU) secara nasional di 34 provinsi dan 514
kota/kabupaten. Kebijakan perluasan ini diputuskan Kemnaker mengingat masih adanya sisa
alokasi anggaran dan setelah melakukan koordinasi dengan Komite Penanganan Covid-19 dan
Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kementerian Keuangan untuk memperluas cakupan
penerima Program BSU.
BANTUAN SUBSIDI UPAH BAKAL DIPERLUAS HINGGA 1,7 JUTA PEKERJA
BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan memperluas
cakupan penerima Program Bantuan Subsidi Upah/Gaji bagi Pekerja/Buruh (BSU) secara nasional
di 34 provinsi dan 514 kota/kabupaten.
Kebijakan perluasan ini diputuskan Kemnaker mengingat masih adanya sisa alokasi anggaran
dan setelah melakukan koordinasi dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
101

