Page 121 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 121
13 KASUS TPPO TERJADI DI KABUPATEN SANGGAU SEPANJANG 2018-2021
Pemkab Sanggau melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan
Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Sanggau mencatat, sepanjang 2018 sampai
dengan 2021 terjadi 13 kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Hal itu terungkap saat rapat Penguatan Pelaksanaan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pencegahan
dan Penguatan TPPO di Kabupaten Sanggau tahun 2020-2023 yang digelar di Aula Bapenda
Sanggau, Kamis (30/9/2021).
Rinciannya, tahun 2018 sebanyak 7 orang, 2019 sebanyak 5 orang, 2020 nihil dan hingga
September 2021 ada 1 korban. "Jenis ekspoitasi yang paling mendominasi adalah eksploitasi
tenaga kerja yang melibatkan perempuan dan anak. Ada juga eksploitasi kawin pesanan,"
ungkap Ketua gugus tugas PP-TPPO Sanggau yang juga Kepala BAPPEDA Sanggau Yulia Theresia
dalam paparannya.
Sementara itu, Bupati Sanggau Paolus Hadi ditemui usai menghadiri acara tersebut
menyampaikan, ada empat rencana aksi yang akan dilakukan pemerintah untuk mencegah
TPPO.
"Ada empat unsur kalau tidak salah saya, ada pencegahan, ada penindakan kalau tidak salah
saya, ada informasi, semuanya sudah kita siapkan dan salah satu untuk memotivasi ya kita
berikan penghargaan," kata Paolus Hadi.
Kepada tim gugus tugas PP-TPPO, Bupati berharap untuk terus berkoordinasi dan berkolaborasi.
"Itu yang penting menurut saya, dan secara teknis nanti kalau bicara pencegahan maka kita
harus banyak melakukan sosialisasi," terangnya.
Di tempat yang sama, Kapolres Sanggau, AKBP. Ade Kuncoro Ridwan menegaskan bahwa
pihaknya konsen terhadap perkara TPPO. "Perkara yang ditangani penyidik wajib hukumnya naik
ke persidangan," ucap Kapolres.
Dengan naiknya kasus TPPO ke persidangan, diharapkan Kapolres bisa menjadi efek jera bagi
para pelaku TPPO. "Kami dari Polres Sanggau yang masuk dalam Satgas PP-TPPO siap memback
up dalam bentuk apapun, baik dari pencegahannya maupun tindakan hukumnya," ujarnya.
"Tentu ini butuh partisipasi masyarakat untuk memberikan informasi sekecil apapun jika
ditemukan indikasi TPPO di tempatnya masing-masing," pungkasnya.
120

