Page 125 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 125
30 SEPTEMBER, CEK SEGERABLT BSU, BANTUAN SOSIAL, DAN FLPP, DIRUT BTN
NYATAKAN SUDAH TEPAT SASARAN
CIREBONRAYA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, salah satu bank milik negara,
memastikan program pemerintah untuk kesejahteraan rakyat tepat sasaran. Hal itu Bantuan
Sosial (Bansos), BLT BSU.
Bantuan Langsung Tunai Bantuan Subsidi Upah ( BLT BSU ), dan Fasilitas Likuiditas Pembagunan
Perumahan ( FLPP ).
Untuk memastikan bahwa BLT BSU itu tepat sasaran, Direktur Utama Bank BTN Haru
Koesmahargyo meninjau langsung ke beberapa daerah.
"Saya ingin memastikan berbagai program pemerintah yang diamanahkan kepada Bank BTN
berjalan lancar di lapangan dan penerimanya sesuai dengan data yang ada," ujar Haru usai
berdialog dengan pekerja penerima BSU di PT Hanes Supply Chain, Cikarang, Kabupaten Bekasi,
Rabu 29 September 2021.
Selain meninjau distribusi BSU di PT Hanes Supply Chain, Haru juga melakukan kunjungan ke
rumah tinggal penerima BSU pekerja, kunjungan ke rumah tinggal debitur KPR FLPP BTN dan
kunjungan ke rumah tinggal penerima bansos di Karawang.
"Saya melihat semua penerima program pemerintah ini sudah tepat sasaran dan sesuai data dari
Kementerian Sosial dan Kementerian Ketenagakerjaan. Untuk rumah dengan pembiayaan KPR
FLPP juga ditempati sesuai dengan nama debitur yang mengajukan," kata Haru.
Hingga 10 September 2021 untuk BSU pekerja yang disalurkan melalui Bank BTN sudah tercapai
sekitar 100 persen dan tersalur ke rekening pekerja yang jumlahnya mencapai 430.196 orang
dengan nilai mencapai Rp430 miliar.
Untuk bansos Kementerian Sosial yang disalurkan Bank BTN selama 2021 hingga 22 September
2021 penyalurannya juga telah mencapai 100 persen, baik untuk program keluarga harapan
(PKH) maupun program sembako adapun nilainya masing-masing mencapai Rp682,53 miliar dan
Rp1,16 triliun.
Sementara untuk penyaluran pembiayaan rumah untuk program KPR FLPP hingga 21 September
sudah menembus 93.985 unit dengan nilai mencapai Rp10,3 triliun. Jumlah tersebut telah
menyerap sekitar 89 persen dari kuota KPR FLPP yang diberikan Kementerian Pekerjaan Umum
dan Perumahan Rakyat (PUPR) kepada Bank BTN sebanyak 105.562 unit senilai Rp11,2 triliun.
"Bank BTN berusaha sebaik mungkin untuk bisa memenuhi harapan dan target yang telah
ditetapkan oleh pemerintah," kata Haru.
Sebagai kepanjangan tangan pemerintah, lanjut Haru, BTN akan berperan aktif dalam
mendukung program pemerintah tersebut.
"Secara korporasi peran BTN sebagai lokomotif dalam pemulihan ekonomi nasional, khususnya
dalam pembiayaan rumah bagi MBR akan terus ditingkatkan, sehingga BTN akan tetap menjadi
pemeran utama dalam implementasi program pemerintah tersebut," pungkas Haru.***
124

