Page 175 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 175

sebesar  7-10  persen.  Selain  itu,  buruh  juga  meminta  agar  instrumen  yang  digunakan  untuk
              penetapan  upah  minimum  menggunakan  survei  Kebutuhan  Hidup  Layak  (KHL)  dibanding
              Undang-Undang Cipta Kerja.



              BURUH MINTA UPAH MINIMUM NAIK 10 PERSEN DI 2022, MEMANGNYA PANTAS?

              Jakarta Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI ) Said Iqbal, mengatakan buruh
              meminta pemerintah untuk menetapkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten /kota ( UMK ) tahun
              2022 sebesar 7-10 persen. Selain itu, buruh juga meminta agar instrumen yang digunakan untuk
              penetapan  upah  minimum  menggunakan  survei  Kebutuhan  Hidup  Layak  (KHL)  dibanding
              Undang-Undang Cipta Kerja.

              Dalam pendapatnya terkait permintaan tersebut, Direktur Center of Economic and Law Studies
              (Celios)  Bhima  Yudhistira  mengatakan,  tuntutan  buruh  merupakan  hal  yang  wajar  dengan
              pertimbangan empat hal utama.

              "Pertama, tidak semua pekerja bahkan yang berada disektor formal menerima subsidi bantuan
              upah dari pemerintah. Karena tidak semua menerima subsidi upah, maka wajar upah minimum
              yang naik menjadi social safety nett /jaring pengaman sosial yang harusnya diperjuangkan oleh
              Negara," kata Bhima kepada Liputan6.com pada Kamis (30/9/2021).

              Kemudian  soal  pertimbangan  yang  kedua,  pemulihan  ekonomi  diperkirakan  tidak  merata
              diseluruh kelompok pendapatan.

              "Kelas pekerja akan pulih lebih lambat dibandingkan kelas atas karena sedikitnya tabungan yang
              dimiliki,  serta  tunjangan  belum  tentu  langsung  normal  dibayarkan  seperti  sebelum  pandemi
              COVID-19," papar Bhima.
              Ketiga, Bhima menyebutkan, bahwa selama ini pemerintah telah memberikan berbagai fasilitas
              bagi pengusaha seperti UU Cipta Kerja, keringanan berbagai pajak termasuk penurunan PPNBM
              kendaraan bermotor, PPh badan, dan insentif pajak lain yang sebagian besar merupakan usulan
              pengusaha.

              "Artinya,  sudah  saatnya  pemerintah  memperdulikan  masukan  dari  kelas  pekerja  untuk
              menaikkan upah minimum," ujarnya.

              Kemudian yang terakhir, disebutkan juga bahwa logika kenaikan upah minimum diterapkan di
              banyak negara pasca krisis untuk memicu naiknya permintaan agregat. Hal ini pada akhirnya
              pertumbuhan ekonomi bisa meningkat diatas proyeksi pemerintah.

              "Upah naik, buruh akan belanja lebih banyak, yang untung adalah pengusaha juga karena ada
              kenaikan  omset.  Saya  rasa  usulan  menaikkan  upah  minimum  harus  dijadikan  bahan
              pertimbangan secara matang oleh pemerintah," imbuh Bhima.

              Terkait dampak positif bila nantinya upah buruh akan dinaikkan, Bhima mengatakan bahwa hal
              itu mungkin akan terlihat dari konsumsi rumah tangga hingga penjualan usaha.

              "Dampak positifnya konsumsi rumah tangga akan meningkat, penjualan usaha khususnya di
              bidang makanan minuman, kendaraan bermotor hingga perumahan akan naik," kata Bhima.
              Sementara "Dampak yang harus dimitigasi soal inflasi lebih tinggi pada 2022 bisa menekan daya
              beli  sektor  informal  yang  tidak  memiliki  standar  upah  minimum  seperti  pekerja  formal,"
              tambahnya.


                                                           174
   170   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180