Page 179 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 179

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemenaker Indah Anggoro
              Putri  mengatakan,  perluasan  ini  dilakukan  secara  nasional  di  34  provinsi  dan  514
              kota/kabupaten.

              "Kebijakan perluasan ini diputuskan Kemenaker mengingat masih adanya sisa alokasi anggaran
              dan setelah melakukan koordinasi dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi
              Nasional (KPCPEN) dan Kementerian Keuangan," ujar Indah, dikutip dari siaran pers di laman
              Sekretariat Kabinet, Kamis (30/9/2021).

              Adapun anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp8,7
              triliun untuk 8.783.350 pekerja terdampak pandemi Covid-19.

              Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.Daftarkan email Indah mengungkapkan,
              realisasi dan progres program BSU saat ini telah tersalurkan kepada 6.991.873 pekerja/buruh
              dengan alokasi anggaran sebesar Rp 6,9 triliun.

              "Kami  juga  mendapat  informasi,  kami  harus  melaporkan  BSU.  Alhamdulillah  per  hari  ini
              mengalami progres yang signifikan, dari target 8.783.350 pekerja," ujarnya.

              Data tersebut dianggap tidak memenuhi syarat penerima Program BSU. "Kami telah melakukan
              verifikasi data untuk menghindari (penerima) bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari data BSU,"
              tutur Indah.

              Indah menambahkan, program BSU tahun 2021 ini ditargetkan tersalur kepada seluruh penerima
              yang  memenuhi  syarat  sesuai  Peraturan  Menteri  Ketenagakerjaan  Nomor  16  Tahun  2021.
              Penyaluran ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2021.












































                                                           178
   174   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184