Page 224 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 224
Menurut Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI & Jamsos) Kemnaker,
Indah Anggoro Putri, kebijakan perluasan penerima BSU ini diputuskan karena adanya sisa
anggaran dan setelah melakukan koordinasi dengan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)
serta Kementerian Keuangan.
"Sisa Anggaran BSU tersebut sebesar Rp1.791.477.000.000 dan akan menyasar 1.791.477
pekerja. Anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp.8,7
Triliun untuk 8.783.350 pekerja terdampak Pandemi COVID-19," kata Indah Anggoro Putri
dikutip dari laman resmi Kemnaker .
Sebagai informasi BLT Subsidi Gaji telah tersalurkan kepada 6.991.873 pekerja/buruh dari data
yang diterima sejumlah 8.508.527 dengan alokasi anggaran sebesar Rp6,9 Triliun.
Saat ini pekerja sedang menerima BSU tahap 4 dan tengah menantikan pula penyaluran BLT
Subsidi Gaji Tahap 5 .
Penyaluran BLT Subsidi Gaji Tahap 5 sendiri diperkirakan akan dilakukan pada bulan Oktober
2021.
" Mudah-mudahan BSU pada tahap 3, 4 dan 5 ini bisa lancar dan mampu diselesaikan paling
cepat akhir September dan paling lama Oktober," kata Menaker Ida Fauziyah dikutip dari laman
resmi kemnaker.go.id .
Pekerja/buruh yang belum tau status apakah terdaftar sebagai penerima atau tidak dapat
melakukan cek di link bsu.kemnaker.go.id .
Berikut ini caranya: 1. Login ke bsu.kemnaker.go.id 2. Daftar akun bagi yang belum memiliki
akun. Namun bagi yang sudah pernah registrasi, segera login atau masuk ke dashboard 3.
Masukkan nomor HP yang aktif untuk aktivasi akun 4. Setelah selesai aktivasi maka "Masuk"
atau login ke akun 5. Lengkapi profil yang terdiri dari foto profil, tentang Anda, status pernikahan,
dan lokasi 6. Cek pemberitahuan status penerima BSU Jika nama anda tidak terdaftar sebagai
penerima dan menyebabkan BLT Subsidi Gaji Tahap 5 nantinya tidak cair ke rekening, maka
terdapat beberapa kemungkinan penyebab hal itu. Berikut penyebabnya:
1.Tidak memenuhi syarat Pekerja tidak memenuhi syarat sebagai penerima .
2. Data belum masuk Pekerja memenuhi persyaratan sebagai penerima BLT subisid gaji sesuai
dengan Permenaker Nomor 16 Tahun 2021, namun data pekerja belum masuk dalam tahapan
penyerahan data calon penerima BSU dari BPJS Ketenagakerjaan kepada Kementerian
Ketenagakerjaan.
3. Rekening tidak valid Penyebab gagalnya BSU Rp 1 juta ditransfer yakni rekening pekerja yang
berstatus dormant atau tidak valid. Jika rekening penerima bukanlah rekening bank Himbara,
maka pekerja tak perlu khawatir.
Kemnaker akan melakukan pembukaan rekening secara kolektif agar BSU Rp 1 juta bisa
ditransfer ke penerima .
4. Terdaftar sebagai penerima bansos lain Seperti diketahui salah satu syarat menjadi penerima
BSU adalah tidak sedang menjadi penerima bantuan lain seperti BST, PKH, dan Bansos sembako
BPNT. Menurut data dari Kemnaker, sebanyak 42.153 pekerja tercatat sebagai penerima bantuan
lain.
Solusi apabila pekerja mengalami empat hal yang disebutkan di atas, yakni dengan menghubungi
HRD tempat bekerja dan juga menunggu untuk tahap penyaluran selanjutnya.
223

