Page 151 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 151
Judul Atasi Perbudakan ABK, Menaker Minta Menteri KKP Optimalkan Potensi
Laut
Nama Media kumparan.com
Newstrend Perlindungan ABK indonesia
Halaman/URL https://kumparan.com/kumparanbisnis/atasi-perbudakan-abk-
menaker-minta-menteri-kkp-optimalkan-potensi-laut-1tdaZ6IegrF
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-06-18 20:27:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korpo
Sentimen positive
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Terakhir kami melakukan rapat dengan
Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP ), Pak Menteri mengajukan diri menyiapkan agar
pelaut-pelaut kita bekerja di kapal bendera Indonesia, memastikan kompetensinya, memastikan
perlindungannya
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Dengan demikian para nelayan ataupun awak
kapal perikanan kita tidak perlu lagi bekerja di kapal asing
neutral - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Saya, Pak Menhub, Menteri KKP sudah duduk
bersama terkait dualisme perizinan, saya sudah janji ketemu Menhub sebelum beliau terinfeksi
virus corona. Kami bertemu kembali, koordinasi kami lakukan difasilitasi Pak Menko Maritim,
akhirnya ada beberapa kesepahaman kita ke depannya untuk mempercepat harmonisasi
Ringkasan
Perbudakan Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) yang bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK)
asing hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan pemerintah.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengakui, tidak sedikit TKI yang bekerja sebagai ABK
di luar negeri mengalami kasus perbudakan. Mulai dari penipuan, penahanan gaji, hingga
kekerasan fisik dan seksual.
ATASI PERBUDAKAN ABK, MENAKER MINTA MENTERI KKP OPTIMALKAN POTENSI
LAUT
Konten Redaksi kumparan Perbudakan Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) yang bekerja sebagai
Anak Buah Kapal (ABK) asing hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah yang mesti
diselesaikan pemerintah.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengakui, tidak sedikit TKI yang bekerja sebagai ABK
di luar negeri mengalami kasus perbudakan. Mulai dari penipuan, penahanan gaji, hingga
kekerasan fisik dan seksual.

