Page 229 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 229
Judul Pengamat:Kinerja Menteri Ekonomi Payah
Nama Media Harian Terbit
Newstrend Dampak Virus Corona
Halaman/URL Pg1&7
Jurnalis Safari
Tanggal 2020-06-18 14:28:00
Ukuran 142x132mmk
Warna Halaman Hitam/Putih
AD Value Rp 25.560.000
News Value Rp 76.680.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korpo
Sentimen positive
Narasumber
neutral - Salamudin Daeng (Pengamat ekonomi dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI))
Tampaknya demikian (tim ekonomi Jokowi payah). Kineija Mereka buruk. Ini terlihat lima tahun
sebelum wabah corona
positive - Salamudin Daeng (Pengamat ekonomi dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI))
Para menteri Jokowi harus fokus mengabdi pada bangsa. Dengan begitu mereka akan
menemukan jalannya ekonomi yang berpijak pada konstitusi
positive - Aminudin (pengamat kebijakan publik dari Institute for Strategic and Development
(ISDS)) Bahkan tahun 2020 ini Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani prediksi pertumbuhan
ekonomi RI kwartal ke 2 tahun 2020 bakal mengalami kontraksi atau minus 3,1 persen
neutral - Aminudin (pengamat kebijakan publik dari Institute for Strategic and Development
(ISDS)) Ini berarti sedang terjadi kerusakan ekonomi yang parah dari suatu negara. Apalagi
saat ini banyak dunia usaha yang gulung tikar, PDB turun, PHK meluas dan penghasilan rakyat
turun tajam
neutral - Aminudin (pengamat kebijakan publik dari Institute for Strategic and Development
(ISDS)) Kemenaker Ida Fauziyah itu juga memperkirakan akan ada tambahan pengangguran
sebanyak 5,23 juta jiwa apabila virus corona terus meluas
Ringkasan
Pengamat ekonomi dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng mengakui
jika jajaran menteri yang membantu Joko Widodo (Jokowi) khususnya menteri
dibidang.ekonomi payah. Apalagi kebanyakan menteri-menteri itu tidak memiliki pengalaman
'turn around' (membalikkan situasi) baik secara makro maupun korporasi.
Bahkan, lanjutnya, ada di antara menteri ekonomi Jokowi yang membuat skandal-skandal
keuangan dan 'abuse of power' untuk kepentingan bisnis dan kelompok.

