Page 235 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 235
"Sebagian besar tidak mampu membayar PHK. Sebagian bisa membayar gaji, tapi hanya bisa
bertahan sampai Juni atau Juli. Sebagian besar mulai merumahkan karyawan," katanya saat
diskusi virtual, Kamis (18/6).
Dia mencontohkan, selama pandemi keterisian perhotelan hanya sekitar 10 persen. Lebih dari
2.000 hotel telah melaporkan tutup kepada Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).
Daya beli masyarakat juga menurun sehingga tidak banyak orang yang menghabiskan uang
untuk produk-produk sekunder. Seperti mobil misalnya.
"Sektor manufaktur secara umum produksinya turun sekitar 50 persen. Gaikindo melaporkan
bahwa penjualan mobil tahun 2020 hanya 400.000 mobil dibanding tahun sebelumnya 1,1 juta
unit mobil," terangnya.
Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan mencatat 1,9 juta pekerja formal dan informal
menjadi korban PHK dan dirumahkan oleh 114.340 perusahaan di Indonesia hingga 16 April
2020.
Pada 12 April 2020, Kemnaker mencatat secara keseluruhan terdapat 1.506.713 juta pekerja
formal dan informal yang terdampak COVID-19.
Dari data terakhir terdapat 1.500.156 karyawan sektor formal yang dirumahkan dan mengalami
PHK dari 83.546 perusahaan. Sementara itu, sebanyak 443.760 sektor.
Berikut data Kadin 7 sektor usaha yang merumahkan dan PHK 6,4 juta pekerjanya: Perhotelan:
430 ribu pekerja Restoran: 1 juta pekerja Tekstil: 2,1 juta pekerja Sepatu dan alas kaki: 500
ribu pekerja Ritel: 400 ribu pekerja Farmasi: 200 ribu pekerja Transportasi darat: 1,4 juta
pekerja.
PHK Kadin Pekerja Industri Virus Corona2020 (c) PT Dynamo Media Network Version 1.1.228.

