Page 239 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 239
Terpisah, selain masyarakat miskin, bansos presiden akhirnya juga dialihkan ke pekerja/buruh
yang terkena PHK dan dirumahkan di wilayah Jabodetabek Setidaknya, sekitar 223.213 paket
bansos presiden bakal diberikan kepada pekerja/buruh di seputar Jabodetabek
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan, penyerahan bansos
ini merupakan wujud perhatian pemerintah kepada pekerja/buruh yang ter-PHK dan
dirumahkan. Pihaknya berkomitmen untuk memberikan perhatian besar pada pemenuhan
kebutuhan pokok dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Diakuinya, sektor pekerja/buruh jadi salah satu yang paling terdampak. Berdasarkan data
Kemenaker per 27 Mei 2020, sektor formal pekerja/buruh yang dirumahkan dan di PHK masing-
masing sebanyak 1.058.284 orang dan 380.221orang. kondisi yang sama juga terjadi di seetor
inform-nal. Sekitar 318.595 orang yang terpaksa kehilangan pekerjaan karena pandemi ini.
Tak hanya pekerja dalam negeri, 100 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) terpaksa tak
diperpanjang kontrak kerjanya. Jumlah tersebut disebutnya akan terus bertambah sampai
Agustus 2020. Sementara, calon PMI yang pemberangkatannya ditunda mencapai 30 ribu orang.
"Jadi kami mengerti sekali bagaimana temen-temen serikat pekerja, serikat buruh yang di-
dalamnya temen-temen buruh men^iadapi pandemi ini" ujam\ra saat melakukan pencerahan
bansos presiden secara simbolik pada serikat pekerja kemarin
Menurutnya, berbagai langkah telah dilakukan dalam menanggulangi dampak pandemi ini. Salah
satunya, melalui program Kartu Prakerja yang dilaksanakan Kemenaker. Di mana, programnya
desainnya tidak hanya untuk peningkatan kompetensi tetapi juga disisipkan social safety net
Mensos Juliari Batubara mengungkapkan, kolaborasi dengan Kemenaker dalam penyaluran
bansos merupakan langkah yang tepat. Karena bansos diyakini tidak akan salah sasaran.
"Karenanya, begitu Bu Menteri nelpon saya, langsung saya menyanggupi," ungkapnya.
Mensos mengaku, akan selalu membuka ruang pada Kemenaker apabila masih terdapat data
tambahan penerima bansos yang dianggap kurang mampu Selain itu, ia juga memberi harapan
baru bagi korban PHK yang belum mendapat bantuan. "Sangat mungkin kita tambahkan
bantuan karena rencananya bansos dan bansos tunai akan dilanjutkan sampai desember,"
tuturnya. Meski, indeks bantuan dikurangi dari Rp 600 ribu per keluarga per bulan menjadi Rp
300 ribu per keluarga per bulan. (eka/JPG/r6)

