Page 250 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 250

SOAL KEBERADAAN PT VDNI DAN OSS, DISNAKERTRANS SULTRA MERESPONS
              BEGINI

              ,    SULAWESI  TENGGARA    -  Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  (Disnakertrans)
              Sulawesi Tenggara Saemu Alwi menuturkan kehadiran smelter di Kawasan Industri di Konawe
              telah berhasil menyerap tenaga kerja lokal di Sultra hingga mencapai belasan ribu.

              "Sebelum ada industri ini jelas tidak ada serapan yang 11 ribu itu. Kalau kita bicara tentang
              serapan yang ada sekarang pasti besar manfaatnya. Tentu ada perbedaannya," terang Alwi
              dalam keterangannya, Rabu (16/6).

              Keberadaan PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) di
              Kawasan Industri Konawe tersebut juga turut menciptakan transfer teknologi dari tenaga kerja
              asing (TKA) ke pekerja lokal.
              Hal ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan sumber daya manusia lokal yang bekerja
              di perusahaan tersebut.

              "Di  sana  ada  ahli  teknologi,  dan setiap TKA  itu didampingi dengan  tenaga  kerja  Indonesia.
              Sehingga pada saatnya nanti pekerjaan-pekerjaan itu bisa dilimpahkan pada pekerja Indonesia.
              Kemudian yang kedua itu ada juga yang disekolahkan sampai ke China untuk jenis jabatan
              pekerjaan tertentu," tambahnya.

              Menurut Alwi, perusahaan telah memenuhi prosedur dan aturan yang berlaku. Pihaknya sudah
              menerima  surat  dari  Kementerian  Ketenagakerjaan  Republik  Indonesia  melalui  Direktorat
              Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja per 7 April
              2020.  Surat  tersebut  menyetujui  Rencana  Penggunaan  Tenaga  Kerja  Asing  (RPTKA)  untuk
              bekerja di Konawe.
              "Intinya adalah menyampaikan ke pemerintah daerah Sulawesi Tenggara bahwa Kementerian
              Ketenagakerjaan itu telah mengeluarkan RPTKA untuk kedatangan kurang lebih 500 TKA itu.
              Dengan  rincian  itu  200  itu  untuk  VDNI  dan  300  untuk  OSS.  Itu  surat  kami  sudah  terima,"
              tandasnya..
   245   246   247   248   249   250   251   252   253   254   255