Page 247 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 247
Di luar itu, daerah masih punya cadangan berupa anggaran tidak terduga senilai Rp 23 triliun.
''Ini cadangan daerah-daerah dalam rangka menghadapi tiga hal itu ke depan,'' terang Mendagri
Tito Karnavian.
Terpisah, selain masyarakat miskin, bansos presiden akhirnya dialihkan ke pekerja/buruh yang
terkena PHK dan dirumahkan di wilayah Jabodetabek. Setidaknya 223.213 paket bansos
presiden bakal diberikan kepada pekerja/buruh di seputar Jabodetabek.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyatakan, sektor pekerja/buruh menjadi
salah satu yang paling terdampak. Berdasar data Kemenaker per 27 Mei 2020, sektor formal
pekerja/buruh yang dirumahkan dan di-PHK masing-masing sebanyak 1.058.284 orang dan
380.221orang. Kondisi yang sama terjadi di sektor informal. Sekitar 318.595 orang terpaksa
kehilangan pekerjaan karena pandemi Covid-19.
"Kami mengerti sekali bagaimana teman-teman serikat pekerja, serikat buruh, menghadapi
pandemi ini," ujarnya saat menyerahkan bansos presiden secara simbolis kepada serikat pekerja
kemarin.
Berbagai langkah telah dilakukan untuk menanggulangi dampak pandemi. Salah satunya melalui
program kartu prakerja yang dilaksanakan Kemenaker. Program tersebut didesain untuk
peningkatan kompetensi dengan sisipan social safety net.
Update Kasus Positif Kasus positif infeksi Covid-19 di Indonesia mencapai 41.431 orang per
Rabu (17/6). Jumlah itu mengungguli jumlah kasus di Singapura, yakni 41.216. Sekaligus
meneguhkan posisi Indonesia sebagai negara dengan kasus tertinggi di Asia Tenggara.
Dalam jumlah kematian pun, tingkat fatalitas Indonesia berada di angka tertinggi dengan 2.276
orang atau 5,5 persen dari total kasus. Sebaliknya, Singapura hanya mencatatkan 26 kematian
dengan tingkat fatalitas 0,1 persen.
Berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, jumlah total di atas terjadi
setelah ada penambahan 1.031 kasus baru pada periode 16 hingga 17 Juni 2020. Kemudian,
untuk pasien sembuh menjadi 16.243 setelah ada penambahan 540 orang. "Selanjutnya, untuk
kasus meninggal menjadi 2.276 dengan penambahan 45 orang," kata Jubir Pemerintah untuk
Covid-19 Achmad Yurianto kemarin.
Yuri mengatakan, jumlah orang yang diperiksa per kemarin adalah 8.969 orang dengan
akumulasinya menjadi 348.278. Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus
positif per hari ini sebanyak 1.031 dan negatif 7.938. Dengan demikian, secara akumulasi
menjadi positif 41.431 dan negatif 308.847.
Yuri menjelaskan, distribusi kasus baru masih didominasi lima provinsi. "Penyumbang kasus
tertinggi masih Jawa Timur yang hari ini melaporkan 225 kasus baru dan 56 kasus sembuh.
Kemudian, DKI Jakarta 127 kasus baru dan 116 sembuh," kata Yuri.
KERJA SAMA: Khofifah Indar Parawansa menyambut kedatangan Jusuf Kalla di Gedung Negara
Grahadi, Surabaya, kemarin (17/6). (THORIQ SHOLIKHUL KARIM/JAWA POS) Kritikan Jusuf
Kalla Penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia dinilai terlambat. Pernyataan itu disampaikan
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) saat berkunjung ke Jawa Timur
kemarin. JK menilai, negara-negara yang sukses meredam Covid-19 sudah menyiapkan
pencegahan sejak awal. Namun, Indonesia tidak melakukannya. Pencegahan Covid-19 baru
tampak pada Maret. Karena itu, wajar jika ada orang menilai kesannya mengentengkan.
"Padahal, wabah ini tidak bisa dianggap enteng," katanya.

