Page 90 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 90

Hasilnya, ternyata konten materi yang diajarkan dalam program ini sebagian besar bisa dapat
              diakses secara gratis melalui internet, baik di kanal YouTube maupun laman prakerja.org.



              KPK SEBUT KEMITRAAN STARTUP PRAKERJA SARAT KONFLIK KEPENTINGAN

              , JAKARTA  - Program kartu Prakerja yang diluncurkan pemerintah sempat mendapat sorotan.
              Salah  satunya  dari  Indonesian  Corruption  Watch  (ICW)  yang  pernah  menyatakan  bahwa
              program ini syarat konflik kepentingan.

              Namun selain itu ternyata ada masalah lain dalam program ini. KPK dalam konferensi pers secara
              daring  di  channel  YouTubenya  membeberkan  hasil  kajianmua  terhadap  program  tersebut.
              Hasilnya, ternyata konten materi yang diajarkan dalam program ini sebagian besar bisa dapat
              diakses secara gratis melalui internet, baik di kanal YouTube maupun laman prakerja.org.

              KPK mengambil 327 contoh materi dari total 1.895, hasilnya 89 persen bisa didapatkan secara
              gratis. "Materi pelatihan tersedia melalui jejaring internet dan tidak berbayar," kata Wakil Ketua
              KPK Alexander Marwata, Kamis (18/6).

              "Dari 1.895 pelatihan dilakukan pemilihan sampel didapatkan 327 sampel pelatihan. Kemudian
              dibandingkan  ketersediaan  pelatihan  tersebut  di  jejaring  internet.  Hasilnya  89  persen  dari
              pelatihan tersedia di internet dan tidak berbayar termasuk di laman prakerja.org," ujarnya.

              Di sisi lain KPK menyebut program kartu Prakerja bermasalah secara kemitraan dengan para
              penyedia  layanan  pelatihan  digital.  Menurut  Alex,  permasalahan  pertama  karena  delapan
              penyedia  pelatihan  daring  ikut  serta  dalam  program  tanpa  Pengadaan  Barang  dan  Jasa
              Pemerintah  (PBJ).  Hal  tersebut  memiliki  potensi  konflik  kepentingan.  "Terdapat  konflik
              kepentingan pada 5 dari 8 platform digital dengan lembaga penyedia pelatihan," ujarnya.

              Alex juga menyebutkan sebanyak 250 pelatihan dari 1.895 pelatihan yang tersedia adalah milik
              Lembaga  Penyedia  Pelatihan  yang  memiliki  konflik  kepentingan  dengan  platform  digital.
              Program Kartu Prakerja disusun untuk kondisi normal sesuai Perpres 36/2020 yang menjadi
              program  semi-bantuan  sosial  dalam  masa  pandemi.  Program  tersebut  memakan  anggaran
              sebesar Rp20 Triliun dengan target peserta 5,6 juta orang.
              Komposisi nilai total insentif pasca pelatihan yaitu sebesar Rp2.400.000 per orang dan insentif
              survei  sebesar  Rp150.000  per  orang.  Sedangkan  nilai  bantuan  pelatihannya  sebesar
              Rp1.000.000 per orang.

              Selain  berpotensi  konflik  kepentingan,  KPK  mencatat  permasalahan  Prakerja  terletak  pada
              metode pelaksanaan secara daring. Menurut KPK, metode tersebut besar kemungkinan dapat
              fiktif atau tidak efektif sehingga merugikan keuangan negara. Karena metode pembelajaran
              hanya satu arah. Peserta sudah mendapatkan insentif meskipun belum menyelesaikan seluruh
              pelatihan yang sudah dibeli, sehingga negara tetap membayar pelatihan yang tidak diikuti oleh
              peserta.

              Lebih lanjut lagi, KPK mengatakan lembaga pelatihan sudah menerbitkan sertifikat meskipun
              peserta belum menyelesaikan keseluruhan paket pelatihan yang telah dipilih. Materi pelatihan
              pun dianggap tidak memadai. Pelatihan yang memenuhi syarat secara materi dan penyampaian
              daring hanya 13 persen dari 1.895 pelatihan.

              Permasalahan juga terjadi pada proses pendaftaran. KPK merujuk pada data Kemenaker dan
              BPJS  Ketenagakerjaan  yang  telah  mengkompilasi  data  pekerja  terdampak  PHK  dan  sudah
              dipadankan  NIK-nya  berjumlah  1,7  Juta  pekerja  terdampak  Namun  menurut  KPK,  hanya
              sebagian kecil dari whitelist ini yang mendaftar secara daring, yaitu hanya 143 ribu. Sedangkan,
   85   86   87   88   89   90   91   92   93   94   95